Strategi Pemasaran Lewat Media Sosial

Reporter : Ramdania
Senin, 18 Mei 2015 10:30
Strategi Pemasaran Lewat Media Sosial
Tidak semua platform media sosial cocok untuk memasarkan semua produk. Ada karakteristik produk yang cocok pada media sosial tertentu.

Dream - Media sosial adalah salah satu alat yang paling handal dalam pemasaran. Jika menggunakannya dengan benar, Anda dapat membuat koneksi pribadi yang kuat dengan calon pelanggan.

Namun, banyak yang membuat kesalahan ketika menggunakan media sosial tanpa rencana yang jelas.

Berikut ini beberapa tips dari Entrepreneur.com yang dikutip, Minggu, 14 Mei 2015, tentang memanfaatkan media sosial sebagai alat pemasaran secara maksimum.

 

Mengerti tujuan

Seperti perjalanan, langkah pertama dalam menciptakan strategi pemasaran melalui media sosial adalah memahami ke mana akan pergi. Apa tujuan dari upaya pemasaran melalui media sosial? Apakah Anda ingin membuat atau meningkatkan kesadaran tentang merek? Apakah Anda ingin meningkatkan penjualan atau traffic situs, atau keduanya? Apakah untuk membangun loyalitas pelanggan dan meningkatkan retensi? Semuanya ini tidak saling eksklusif, tetapi Anda harus fokus pada satu atau dua tujuan.

 

Menciptakan tujuan yang terukur

Sudah waktunya untuk menetapkan sasaran yang jelas berdasarkan pada tujuan Anda. Fokus pada strategi S.M.A.R.T. yakni spesifik, terukur (measurable), dapat dicapai (attainable), relevan dan berdasarkan waktu (time based).

Misalnya, jika Anda seorang pemasar produk berniat untuk meningkatkan penjualan, Anda mungkin harus menghasilkan tambahan 100 lead online setiap bulan. Di sisi lain, jika tujuan Anda adalah kesadaran merek, maka Anda harus meningkatkan jumlah merek Anda disebutkan di media sosial hingga sebesar 50 persen.

Pastikan juga tujuan Anda memiliki batas waktu. Setelah Anda menetapkan tujuan Anda, pastikan Anda dapat mengukurnya. Gunakan alat yang tepat untuk melacak dan menganalisis masing-masing, sehingga Anda dapat mengukur kemajuan Anda.

 

Pahami ciri pelanggan

Kini Anda telah tahu tujuan, tapi tidak tahu bagaimana sampai ke sana. Sebuah strategi media sosial yang sukses adalah tentang menargetkan orang yang tepat dengan pesan yang tepat. Untuk melakukan ini, Anda perlu memahami pelanggan. Misalnya, tidak ada gunanya menargetkan kelompok usia 18 sampai 35 jika Anda ingin memasarkan kepada profesional muda mobile yang gemar teknologi.

Cara terbaik untuk melakukan ini adalah dengan menciptakan profil pelanggan. Buatlah profil rinci dari pelanggan ideal Anda. Mulailah dengan memberi mereka nama. Berapa usia mereka? Berapa pendapatan mereka? Apakah mereka memiliki anak? Apa yang mereka suka atau tidak suka? Apa yang memotivasi mereka belanja? dan sebagainya. Jika Anda memiliki lebih dari satu pelanggan ideal, buatlah masing-masing profilnya.

 

Perhatikan pesaing

Media sosial mampu menunjukkan apa yang bekerja dan yang tidak. Perhatikan pesaing, pelajari mereka. Karena sebenarnya, Anda dan pesaing menargetkan pelanggan yang sama. Jika mengabaikan pesaing, Anda akan melewatkan kesempatan besar untuk mengetahui kesalahan dan keberhasilan mereka.

Buat riset terhadap dua atau tiga pesaing besar. Cari tahu bagaimana mereka aktif di media sosial, pelajari konten mereka. Dengan demikian Anda bisa menentukan mana strategi yang tepat dan yang tidak.

 

Kembangkan pesan kepada pelanggan

Sekarang Anda telah menguasai profil pelanggan dan kompetitor. Kini waktunya membangun pesan produk Anda. Buatlah semenarik mungkin. Tidak ada salahnya menggunakan ide dari pesan kompetitor yang berhasil. Tetapi cobalah untuk membuat pesan buatan sendiri yang membedakan Anda - ini akan membantu Anda menyuarakan merek yang unik. Jangan takut untuk membuat pesan kreatif karena halaman media sosial Anda harus menarik, tidak membosankan.

 

Pilih media sosial yang tepat

Tidak semua platform media sosial sama. Anda harus memilih yang tepat untuk produk atau jasa yang Anda jual.

Sebagai contoh, LinkedIn adalah platform yang baik untuk penjualan bisnis-ke-bisnis sementara Pinterest mungkin lebih baik jika Anda berada di bisnis fashion.

Anda juga harus mencari influencer yang dapat mencapai target audiens Anda. Blogger yang baik punya kepercayaan tinggi dari pembaca mereka dan sangat diperlukan dalam menciptakan buzz sekitar merek Anda.

 

Buat konten yang menarik

Akhirnya, Anda perlu mengembangkan rencana konten yang kuat yang akan menyampaikan materi menarik tentang produk atau jasa yang Anda tawarkan. Konten perlu selaras dengan pesan secara keseluruhan dan sesuai untuk saluran yang digunakan.

Jangan hanya terpaku pada satu jenis media - campuran video, panduan, infografik dan gaya lainnya akan membuat pelanggan Anda terlibat secara lebih efektif.

Juga, jangan berpikir konten sebagai sesuatu yang diposting sekali. Anda harus terus memperbarui konten di media sosial secara teratur.

Beri Komentar