Ini Karakter Keuangan Syariah yang Buat Dunia Terpikat

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Rabu, 29 Juni 2016 07:17
Ini Karakter Keuangan Syariah yang Buat Dunia Terpikat
Keuangan syariah memiliki kekhasan yang membedakannya dengan keuangan konvensional.

Dream - Saat ini, keuangan syariah semakin dilirik. Pertumbuhannya pun melebihi pertumbuhan keuangan konvensional.

Keuangan syariah pun memiliki fitur-fitur unik yang tidak dimiliki oleh keuangan konvensional.

Dilansir dari situs Khaleej Times, Rabu 29 Juni 2016, pimpinan bagian akuntansi Amal Parfumes, Sahitya K. Chaturdevi, mengatakan keuangan syariah adalah keuangan yang mengandung nilai-nilai syariah yang telah ditanamkan oleh Islam sejak 1.400 tahun silam.

" Islam mengajarkan manusia untuk memenuhi kewajiban, bertanggung jawab, mencatat transaksi jual-beli, memberikan ukuran yang tepat, dan tidak menipu," kata Chaturdevi.

Dia mengatakan prinsip-prinsip syariah ini terkandung dalam Alquran dan sunnah Nabi Muhammad SAW. Salah satu konsep syariah yang paling terlihat adalah Islam melarang riba.

Selain riba, lanjut Chaturdevi, ada juga prinsip-prinsip yang mengandung nilai moral, dalam transaksi keuangan syariah. Prinsip-prinsip dituangkan dalam kontrak transaksi syariah, misalnya amanah (kejujuran).

Selain riba, keuangan syariah juga memiliki fitur yang unik, yaitu ketepatan waktu pembayaran utang atau penyerahan aset, toleransi dalam tawar-menawar, pencabutan kontrak jika salah satu pihak merasa tidak nyaman, kejujuran atau amanah dalam pernyataan dan penjaminan, serta larangan ketidakpastian (gharar).

Saat ini, lanjut Chaturdevi, perbankan pun mulai melirik keuangan syariah. Mereka pun beramai-ramai membuat produk keuangan yang sejalan dengan prinsip-prinsip Islam, misalnya surat utang syariah (sukuk), asuransi syariah, dan transaksi lindung nilai (hedging) syariah.

" Meskipun produknya hampir sama dengan produk konvensional, produk perbankan syariah tetap memiliki karakteristik tersendiri," kata dia.

Berikut ini adalah karakteristik perbankan syariah yang membedakannya dengan perbankan konvensional.

*Larangan riba, baik dalam tunai maupun barang
*Perbankan syariah harus memiliki penjamin aset (underlying) dalam kontrak sewa-beli
*Transaksi perbankan syariah harus bebas dari unsur ketidakpastian (gharar) dan acak (maisir)
*Di perbankan syariah, ditemui konsep pembagian untung-rugi
*Perbankan syariah bukan peminjam atau penyewa, tapi pedagang komersial berlisensi yang ada di bawah Undang-Undang Perbankan.
*Sebuah lembaga keuangan wajib memiliki dewan syariah atau komite yang disebut Lembaga Keuangan Syariah.*Keuangan syariah tak boleh terlibat dalam aktivitas yang berkaitan dengan hal-hal yang dilarang Islam, seperti makanan haram, minuman beralkohol, senjata, tembakau, dan pornografi.
*Prinsip-prinsip yang sesuai dengan hukum Islam adalah konsep syariah.

Beri Komentar
Catat! Tips Tampil dengan Makeup Bold Ala Tasya Farasya-