Ini yang Terjadi di Keuangan Syariah Indonesia Tanpa KNKS

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Rabu, 22 Juni 2016 13:13
Ini yang Terjadi di Keuangan Syariah Indonesia Tanpa KNKS
Komite ini bisa mengambil peran pemerintah yang hilang dalam sistem keuangan syariah.

Dream - Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) memiliki peran penting dalam sistem keuangan syariah. Komite ini bisa menjadi pemandu lembaga keuangan syariah.

Pelaksana Tugas Direktur Utama PT Bank BNI Syariah, Imam T. Saptono, mengatakan pentingnya interkoneksi dengan lembaga keuangan syariah.

" Keuangan syariah itu menjanjikan pertumbuhan yang sustain sejauh tertata (dengan baik) dan punya interkoneksi," kata Imam di sela-sela acara " Sinergi Melecut Industri Keuangan Syariah" di Jakarta, Selasa 21 Juni 2016.

Imam mengatakan suatu lembaga jasa keuangan bisa menjadi pengumpan (feeder) untuk lembaga jasa keuangan syariah yang lainnya. Misalnya, lembaga amil zakat (LAZ) menjadi feeder koperasi syariah (baitul mal tanwil) dan BMT bisa menjadi feeder bank syariah. Namun, konsep ini tidak terjadi.

" Mengapa tidak terjadi? Itu karena kurangnya wawasan masing-masing pelaku jasa keuangan. LAZ berdiri sendiri karena tidak menganggap dirinya sebagai feeder bank dan sebaliknya, bank tidak menganggap LAZ sebagai feeder, sebagai inkubator," kata dia.

Imam mengatakan sistem tersebut kehilangan pengatur antar moda yang notabene itu adalah tugas pemerintah. Jika sudah dibentuk, KNKS ini bisa menjadi pengatur dan penghubung antar lembaga keuangan syariah. Misalnya, memastikan sistem keuangan haji ada di perbankan syariah, lalu ada asuransi syariah yang meng-cover dana haji. Contoh lainnya, KNKS bisa memastikan dana sukuk disimpan di perbankan syariah.

" Sistemnya bagus, tapi pemandu tidak ada. Tidak ada interkoneksi di lembaga keuangan syariah," kata dia.

Selain itu, Imam mengatakan Malaysia sudah lama memiliki komite ini. Sistem yang bernama Malaysia Islamic Finance Committee (MIFC) ini tak hanya menjadi penghubung lembaga keuangan syariah, tetapi juga lembaga pendidikan. Dikatakan bahwa MIFC juga membawahi kurikulum tentang keuangan syariah di sana.

" Kalau ya (bisa terwujud), (komite ini) bisa melecut (keuangan syariah di sini) juga," kata dia.

Beri Komentar