Menteri Erick Thohir Akui Sering Diancam: `Makanan Sehari-hari`

Reporter : Ismoko Widjaya
Jumat, 17 Januari 2020 15:12
Menteri Erick Thohir Akui Sering Diancam: `Makanan Sehari-hari`
Dapat ancaman seperti apa?

Dream - Erick Thohir langsung melakukan gebrakan meski baru menjabat Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) selama tiga bulan. Di masa awal menjabat, pria berlatar belakang pengusaha ini merombak jajaran direksi dan komisaris BUMN.

Tiga bulan menjabat kursi panas salah satu pos menteri ini, Erick mengaku sering mendapatkan ancaman karena tindakannya membenahi BUMN.

Ancaman semakin besar terutama sejak kasus PT Asuransi Jiwasraya (Persero) dan PT Asabri (Persero) mencuat.

“ Itu makanan sehari-hari, apalagi ada kasus Jiwasraya dan Asabri,” kata dia di Jakarta, Jumat 17 Januari 2020. 

 Menteri BUMN, Erick Thohir, mendapatkan ancaman selama membenahi BUMN.

Meski selalu mendapat tekanan, Erick senantiasa berusaha tak menjadikan jabatannya sebagai beban. Dia meyakini akan selalu ada jalan keluar dari setiap masalah.

“ Tapi, kalau kita diberi kesempatan dan hasil yang terbaik, Insya Allah ada jalan keluar," katanya. 

" Teman-teman ASN saya tidak pernah berpikir ini jelek, tetapi harus diimprove. Bukan karena pertemanan, saudara, dan lain-lain."

1 dari 5 halaman

Karangan Bunga

Kementerian BUMN kembali kedatangan beragam karangan bunga. Sebelumnya, karangan bunga dikirim dari serikat pekerja Garuda Indonesia, kini karangan bunga berasal dari para nasabah Jiwasraya.

Pantauan Liputan6.com, Kamis 16 Januari 2020, ada sekitar 9 karangan bunga yang terpampang di halaman depan Kementerian BUMN. Pengirimnya beragam, ada yang berasal dari pegawai BUMN, agen dan pemasaran asuransi, nasabah hingga aliansi masyarakat tanpa korupsi.

Salah satu karangan bunga menyebutkan " Demi Nasabah, Kejar Aset Koruptor Jiwasraya, Pak Menteri dan Pak Jaksa!" , diketahui berasal dari Masyarakat Transparansi Keuangan Indonesia.

Ada pula, tulisan yang seolah merespon isu pembentukan pansus atau panja DPR untuk menyelesaikan kasus Jiwasraya.

" Kami Butuh Uang Kembali, Bukan Politisasi Seperti Kasus Century. (Tertanda) Aliansi Nasabah Jiwasraya."

2 dari 5 halaman

Di Depan Pengusaha HIPMI, Jokowi Titip Satu Pesan Ini ke Erick Thohir

Dream - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan satu pesan khusus untuk Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir. Titipan itu disampaikan disela pelantikan pengurus Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI).

Jokowi meminta agar Kementerian BUMN yang berada di bawah komando Erick untuk bisa bekerja sama dengan para pengusaha.

“ Saya sudah titip ke Kang Erick Thohir jangan sampai pekerjaan di BUMN itu dikerjakan oleh BUMN sendiri,” kata Jokowi di Jakarta, Rabu 15 Januari 2020.1.15

Dalam pidatonya, Jokowi juga berpesan agar masyarakat senantiasa memberi peluang bagi para pengusaha muda untuk maju. Sehingga, perekonomian Indonesia dapat segera maju.

 

 © Dream

 

“ Beri peluang besar bagi anak muda,” kata dia.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga berpesan agar para pengusaha Indonesia diberi akses kepada investor. Ini bertujuan agar usaha mereka dapat tumbuh dengan baik.

" Saya titip dimitrakan dengan pengusaha lokal, nasional kita. Jangan sampai mereka berjalan sendiri," kata dia.

Jokowi berujar, saat ini Kementerian BUMN mengelola dana lebih dari Rp2 ribu triliun. Dana tersebut bisa digunakan untuk membantu para pengusaha.

" Seinget saya setahun di BUMN itu ada Rp2.400 triliun yang bisa dikerjakan," kata dia.

3 dari 5 halaman

Erick Thohir Sudah Kantongi Nama Direksi Baru Garuda

Dream - RUPSLB PT Garuda Indonesia Airlines Tbk (Persero) akan digelar pada 22 Januari 2020. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, telah mengantongi nama-nama direksi baru maskapai pelat merah ini.

“ Sudah ada. Insyaallah hari ini direksinya sudah ada. Jajaran komisaris masih minggu depan,” kata Erick Thohir, dikutip dari Liputan6.com, Jumat 10 Januari 2020.

Saat ditanya lebih spesifik tentang nama-nama direksi itu, Erick enggan menjawab. Menurut dia, Garuda adalah perusahan terbuka makanya harus melewati proses cukup panjang. Dia juga ingin memastikan orang yang mengisi posisi direksu Garuda sesuai dengan kebutuhan.

 

 © Dream



“ Nanti saya ngomong, dibilang melanggar. Padahal, mohon maaf, kadang kita sebagai pemegang saham ingin pastikan figur yang diberikan adalah figur yang tepat,” kata dia.

Erick Thohir menghormati aturan pasar modal terkait keterbukaan informasi untuk menghindari konflik institusi.

" Saya tidak mau cari problem dengan institusi lain, yang ada nanti dibilang arogan. Padahal kita maunya transparan. Saya percaya mekanisme penilaian publik kadang lebih mantap daripada birokrasi kegendutan," kata dia.

Sementara, Garuda Indonesia akan mengadakan RUPSLB pada 22 Januari 2020. Meski belum jelas agenda RUPSLB tersebut, kemungkinan besar akan ada penetapan direksi definitif Garuda Indonesia nantinya.

(Sumber: Liputan6.com/Athika Rahma)

4 dari 5 halaman

Bukan Rudiantara! Erick Thohir Tunjuk Mantan Dirut Bank Jadi Bos PLN

Dream - Kursi kosong Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) akhirnya terisi. Menteri BUMN, Erick Thohir, telah menunjuk mantan direktur utama PT Bank Mandiri Tbk, Zulkifli Zaini untuk menjadi nahkoda baru di perusahana setrum milik negara ini.

Penunjukan ini cukup mengejutkan karena santer beredar mantan Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara, yang akan memimpin PLN.

Selain Dirut baru, Kementerian BUMN juga menunjuk Amien Sunaryadi menjadi komisaris utama PLN. Susunan anggota dewan komisaris dan direktur PLN akan disahkan dalam RUPS yang akan digelar sore ini, Senin 23 Desember 2019. 

 

 © Dream

 

Dikutip dari keterangan tertulis Kementerian BUMN yang diterima Dream, sepak terjang Amien dan Zulkifli menjadi pertimbangan Erick untuk memimpin perusahaan pelat merah ini.

“ Baik Pak Amien maupun Pak Zulkifli memiliki rekam jejak yang sangat baik, siap berkeringat dan berakhlak. Sama dengan Dirut dan Komut BUMN lainnya. Saya akan intens bertemu secara reguler setiap bulan untuk memastikan berbagai rencana besar yang menjadi prioritas pemerintah,“ kata dia di Jakarta.

5 dari 5 halaman

PLN Bakal Punya Tugas Berat

Erick mengatakan BUMN listrik ini akan memiliki tugas yang berat ke depannya. Misalnya, merealisasikan rasio elektrifikasi 100 di Indonesia. Selain itu, PLN juga harus menciptakan tarif listrik yang efisien untuk masyarakat dan industri.

Selain itu, para pimpinan PLN ini juga ditugaskan untuk meningkatkan penggunaan energi baru terbarukan sebagai sumber listrik. Salah satu yang harus dipenuhi PLN adalah pemenuhan listrik ramah lingkungan di Ibu Kota Baru.

" PLN juga akan membentuk ekosistem bisnis yang sehat dengan swasta, BUMD dan BUMDes dalam memproduksi listrik. PLN akan fokus pada distribusi," kata dia.

Seperti diketahui, Amien Sunaryadi adalah wakil ketua KPK periode 2003-2007. Selama jabatannya, Amien memperkenalkan pemberantasan korupsi yang progresif dan menjadi konseptor dari tindakan penggeledahan dan surveillance yang dilakukan oleh KPK untuk mengungkap kasus korupsi high profile.

Sementara itu, Zulkifli Zaini saat ini merupakan Komisaris Independen BNI sejak 17 Maret 2015 dan pernah menjadi Dirut Bank Mandiri di 2010-2013.

Beri Komentar
Video Polisi Tes Kandungan Sabu Cair dalam Mainan Anak-anak