Mengenal Tiga Aplikasi Anak Bangsa, Finalis Dev+ 2017

Reporter : Maulana Kautsar
Kamis, 30 Maret 2017 16:45
Mengenal Tiga Aplikasi Anak Bangsa, Finalis Dev+ 2017
Tiga tim tersebut memperebutkan hadiah utama Rp75 juta/

Dream - Dev+ 2017, Kompetisi pengembang aplikasi telepon genggam berbasis Android dan iOS, telah resmi memilih tiga tim pengembang aplikasi telepon pintar. 

Tiga tim masing-masing, KakangAdi DevTeam dari Sekolah Tinggi Ilmu Statistik Jakarta, Nona Developer dari Sekolah Tinggi Ilmu Teknologi Telematika Telkom Purwokerto, dan tim Buncis on Rails dari Universitas Gunadarma, akan berkompetisi memperebutkan hadiah utama sebesar Rp75 juta.

Perjuangan panjang tiga tim pengembang aplikasi itu tidak mudah. Mereka harus menyisihkan 128 tim pengembang aplikasi lain.

Mereka juga harus melewati berbagai macam pertanyaan dan ujian dari dewan juri kompetisi yang disponsori ABU Corporation ini.

Lantas, aplikasi apa yang mengantarkan tiga tim tersebut ke babak utama? Berikut ulasannya.

- Meet Up Messenger oleh KakangAdi DevTeam

KakangAdi DevTeam

Janji bertemu dan ngaret. Kejadian itu barangkali kerap dirasakan oleh banyak masyarakat Indonesia.

Karena pengalaman itu. KakangAdi DevTeam membuat aplikasi Meet Up Massenger. Dalam aplikasi ini, pengguna dapat membuat grup perbincangan dan merencanakan bertemu.

Di dalam grup perbincangan yang dibuat, pengguna bisa mengajukan 'Vote' lokasi, waktu dan tempat kepada anggota grup. Jika sudah terpilih, pengguna dapat mengingatkan grup mengenai lokasi dan waktu bertemu. Jadi, masih mau ngaret?

- Aplikasi Masak.in oleh Nona Developer

Nona Developer

Aplikasi Masak,in yang dibuat tim Nona Developer menyajikan berbagai menu makanan khas Nusantara. Berbasis pertemanan di sosial media, Anda dapat berbagi resep masakan dari teman dan vloger kuliner.

Tak hanya itu, pengguna Masakin juga dapat belajar memasak dari video yang diunggah. Selain itu, pengguna aplikasi ini juga dapat menjajal tantangan yang diberikan oleh kawan atau admin.

Selain untuk belajar memasak, aplikasi ini berguna bagi siapa saja yang ingin membuat menu masakan unik.

- Aplikasi Mazi oleh Buncis on Rails

Buncis on Rails

Ingin mendalami materi yang diajarkan guru di sekolah? atau ingin mencoba mempelajari rumus Fisika terbaru tanpa ikut les?

Itulah yang ditawarkan Mazi. Dalam aplikasi itu siswa dapat mempelajari dan berbagi materi yang diajarkan di sekolah mereka.

Tak hanya itu, siswa juga dapat menanyakan atau membantu menjawab soal-soal yang diajukan siswa lain. Uniknya, aplikasi ini juga menyediakan siaran langsung agar siswa dapat saling berinteraksi dan belajar bersama.

Ingin tahu bagaimana cara kerja aplikasi mereka? Klik di sini. (Ism) 

Beri Komentar