Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Peresmian Gedung Baru BNI Syariah Cabang Cilegon, Banten (Dream.co.id/Ratih Wulan)
Dream - Muslim Indonesia ternyata memiliki minat cukup besar untuk dapat menjalankan ibadah umrah. Animo masyarakat untuk bisa berumrah ternyata menunjukkan tren yang meningkat.
Menyadari hal tersebut, BNI Syariah meluncurkan program pembiayaan Umrah iB Hasanah. Program ini resmi diluncurkan menyambut milad ke-6 BNI Syariah untuk periode keberangkatan Mei 2016.
"Program ini dapat diikuti dengan cara membayar cash atau melalui produk BNI Fleksi Umrah iB Hasanah," ujar Direktur Bisnis BNI Syariah Kukuh Rahardjo saat dijumpai di BNI Syariah Cabang Cilegon Banten, Selasa, 5 April 2016.
Kukuh menjelaskan, program tersebut diinisiasi dari panjangnya daftar tunggu keberangkatan haji. Kondisi itu mendorong BNI Syariah memberi kemudahan umat yang ingin menginjakan kaki di Tanah Suci dengan menunaikan ibadah umrah terlebih dahulu.
"Memang awalnya orang mengira umrah tidak bisa diberikan pembiayaan kaya haji. Tapi sesuai dengan pertimbangan dewan syariah kami, umrah bisa dibiayai oleh bank. Latar belakangnya karena dipicu waiting list haji yang lama sampai 10-15 tahun. Bahkan haji plus saja butuh 5-7 tahun," kata Kukuh.
Disinggung mengenai sosialisasi tentang pembayaran program ini, Kukuh mengungkapkan pihaknya telah menggandeng kerjasama dengan berbagai agen travel dan komunitas.
Dari kerjasama tersebut diharapkan dapat terhimpun dana sebesar Rp 400 miliar dengan jumlah pengguna sebanyak 8000-an nasabah. Secara rerata, masing-masing orang menabungkan uangnya hingga Rp 50 juta per nasabah.
"Kalau Rp400 miliar itu tidak terlalu besar kok dari portofolio total keseluruhan Rp17 triliun jadi kontribusi baru sekitar 2 persen," ucap Kukuh.
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari