Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Dream - Sentimen positif dari bursa regional sempat mendorong bursa saham syariah kembali ke jalur positif. Namun Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) dan Jakarta Islamic Index (JII) harus memulai perdagangan dari zona merah.
Mulai munculnya data kinerja kuartal I-2016 membuat pelaku pasar selektif membeli saham. Hal ini membuat laju indeks syariah sedikit fluktuatif di awal sesi perdagangan.
Pada prapembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu, 6 April 2016, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) turun 0,143 poin (0,09%) ke level 156,162. Indeks JII juga melemah 1,301 poin (0,20%) ke level 657,252.
Di sesi pembukaan, laju dua indeks acuan syariah ini masih belum berubah banyak. ISSI masih melemah 0,152 poin (0,10%) ke level 156,153. Sementara JII turun 1,252 poin (0,19%) ke level 657,301.
Pelaku pasar memulai sesi perdagangan dengan dana Rp 9,86 miliar dan 39,03 juta saham beralihatangan.
Laju ISSI di sesi pagi ini sempat menyentuh zona positif dengan posisi tertinggi sementara di level 156,504. Sementara indeks bluechips syariah JII cenderung bergerak flat dan sempat naik ke level tertinggi 658,722.
Sebagian indeks sektoral bergerak variatif dengan kenaikan relatif tipis. Indeks sektor keuangan menguat tertinggi 0,24 persen, diikuti infrastruktur 0,20 persen, dan industri dasar 0,18 persen.
Sebaliknya, indeks sektor industri aneka turun 0,28 persen, diikuti perdagangan 0,06 persen, properti 0,05 persen.
Untuk sementara sudah 76 emiten penghuni ISSI yang bergerak menguat.
Lantai bursa pagi ini juga sedikit bertenaga dengan dorongan dari aksi beli investor asing. Di awal perdagangan, asing mencatat nett buy tipis Rp 4,26 miliar.
Kondisi lebih baik juga melanda pasar keuangan di Asia. Dolar AS hari ini melemah terhadap sebagian besar mata uang utama Asia. Dolar AS tercatat melemah 17 poin (0,13%) terhadap rupiah mennjadi Rp 13.204.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan