Uber Lepas Bisnis di Asia Tenggara ke Grab?

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Selasa, 20 Februari 2018 13:29
Uber Lepas Bisnis di Asia Tenggara ke Grab?
Benarkah?

Dream – Uber bersiap untuk menjual bisnis transportasi online di Asia Tenggara kepada Grab Singapura dengan imbalan yang cukup besar. Rumor ini berdasarkan dua sumber yang mengetahui masalah ini.

Dikutip dari CNBC, Selasa 20 Februari 2018, belum ada kesepakatan penjualan hingga saat ini dan waktu penjualannya pun tidak jelas.

Sekadar informasi, Grab menyediakan layanan transportasi online, seperti mobil, motor, dan taksi di lebih dari 100 kota di Asia Tenggara. Perusahaan ini mengklaim telah menguasai 95 persen pasar taksi online dana mendapat suntikan dana dari Softbank dan investor lainnya lebih dari US$2,5 miliar (Rp33,93 triliun) pada 2017.

Strategi yang ditempuh Uber ini sama dengan strategi di Tiongkok. Di sana, perusahaan di bawah pimpinan Dara Khosrowshahi, melepas bisnisnya di Tiongkok kepada Didi. Imbalannya 20 persen saham. Sementara di Rusia, Uber melepas bisnisnya di sana untuk ditukar dengan 37 persen saham Yandex.

Menurut sumber, strategi ini bisa membantu Uber untuk menekan dana persiapan IPO tahun depan. Namun Uber dan Grab menolak berkomentar tentang rencana penjualan bisnis di Asia Tenggara ini.

Beri Komentar