Ini Rupa Universitas Islam Internasional Rp 22 M di Depok

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Sabtu, 23 Juli 2016 06:02
Ini Rupa Universitas Islam Internasional Rp 22 M di Depok
Universitas Islam bertaraf internasional ini akan dibangun di Cimanggis Depok, Jawa Barat.

Dream - Indonesia terus mematangkan rencananya membangun Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII). Pemerintah bahkan telah menyiapkan dana Rp22 miliar untuk pembangunan universitas ini.

Dilansir dari setkab.go.id, anggaran Rp22 miliar ini akan disiapkan oleh Kementerian Agama yang terdiri atas Rp6 miliar dana penghematan anggaran dinas, rapat, dan honor, serta Rp16 miliar yang akan diajukan dalam APBNP 2016.

Sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) No. 57 Tahun 2016 tentang Pendirian Universitas Islam Internasional Indonesia, pemerintah akan membangun kampus universitas itu di Cimanggis, Depok, Jawa Barat dengan luas lahan sekitar 142 hektare. Diharapkan kampus ini sudah beroperasi dan berjalan dengan baik pada 2018.

" Tanah aset negara yang dimiliki oleh Radio Republik Indonesia (RRI) tersebut, dinilai ideal dan strategis karena relatif dekat dengan Jakarta dan adanya akses jalan tol menuju lokasi," kata Wakil Presiden (Wapres), Jusuf Kalla (JK), saat memimpin rapat yang membahas tentang pendirian universitas ini.

Dalam rapat tersebut, JK mengarahkan untuk dibentuk dua tim atau satuan tugas, yakni tim yang bekerja membangun infrastruktur sarana fisik dan tim yang bertugas menyiapkan aspek non fisik seperti konsep visi, misi dan kurikulum pendidikan. Kedua tim diharapkan dapat bekerja bersamaan dan paralel, sehingga diharapkan pada tahun 2018, kampus Universitas Islam Internasional Indonesia tersebut sudah beroperasi dan berjalan dengan baik.

Terkait dengan dana mengharapkan agar dapat dibuka penerimaan dana bantuan atau hibah dari luar negeri. Menurutnya, banyak negara yang menghargai inisiatif Indonesia mendirikan pusat kajian tentang Islam.

“ Hampir semua negara sangat appreciate. Justru yang semangat itu negara-negara Barat, Amerika dan Eropa, karena Indonesia negara dengan penduduk muslim terbesar," kata dia.

Bangunan futuristik

Arahan JK lainnya terkait arsitektur dan desain kampus, harapannya Universitas Islam Internasional Indonesia akan memiliki sarana dan infrastruktur yang modern dan futuristik, dengan fasilitas teknologi dan lingkungan yang hijau.

" Harus modern dan futuristik, seperti membangun bandara saja. Jangan pakai identitas etnik tertentu. Nggak perlu pakai kubah-kubah seperti di Turki," kata dia.

Dengan kampus Universitas Islam Internasional Indonesia, menurut JK, Indonesia ke depan diharapkan dapat menjadi contoh negara dengan pluralisme dan toleransi yang baik, dimana orang-orang dari seluruh penjuru dunia akan belajar tentang Islam yang moderat. " Kampus ini disiapkan untuk pemikir dan intelektual Islam yang mendunia, makanya hanya untuk S2 dan S3, post graduate saja," kata dia.

Beri Komentar
Pengakuan Mencengangkan Aulia Kesuma, Dibalik Rencana Pembunuhan Suami dan Anak Tirinya