Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Tak Ada Salahnya Jika Sesekali Belanja Barang Mahal. (Foto: Shutterstock)
Dream – Bagi sebagian besar wanita, berbelanja menjadi kegiatan yang paling menyenangkan. Aktivitas ini juga bisa menjadi terapi untuk melepas penat dan stres.
Asal tidak berlebihan, kegiatan ini bisa menjadi sesuatu yang bermanfaat.
Dikutip dari Fimela, Senin 11 Februari 2019, ada kalanya wanita membeli barang mahal. Tujuannya memang bukan untuk gengsi atau sok tajir melintir.
Barang mahal ini perlu dimiliki untuk investasi jangka panjang. Tapi, ya, tak jarang orang-orang di sekitar justru nyinyir ketika kita membeli barang mahal.
Ada tiga alasan mengapa kita terkadang perlu membeli barang mahal untuk investasi.
Ada Harga, Ada Kualitas
Untuk pernyataan itu, tak bisa dipungkiri barang mahal memberikan kualitas yang baik. Kalau barang-barang menggunakan bahan-bahan yang berkualitas tinggi, harga barangnya akan melambung.
Barang yang Dibeli Sesuai dengan Kebutuhan
Katakan kamu bekerja di perusahaan yang bonafide. Agar terlihat profesional, kamu tentu harus menjaga profesionalisme kerja.
Salah satunya adalah menjaga penampilan, tak perlu barang mewah. Cuma, membeli barang mewah sesuai dengan kebutuhan juga tak ada salahnya. Toh, barang ini juga akan sering digunakan untuk keperluan kantor.
Cukup Sekali Beli
Bayangkan kamu harus selalu keluar uang untuk membeli tas baru sekali setiap bulan. Aktivitasmu yang super padat dan mobilitas yang tinggi membuatmu memerlukan tas kuat yang terbuat dari bahan berkualitas.
Dalam situasi ini, nggak ada salahnya membeli tas mahal untuk jangka panjang. Tujuannya, ya, tak perlu keluar uang lagi untuk beli tas baru. (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya