Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Presiden Joko Widodo (Jokowi) Menyebut Pemerintah Akan Membangun Seribu Balai Latihan Usaha Di Area Pondok Pesantren. (Foto: Setkab.go.id)
Dream – Tak hanya Bank Wakaf Mikro (BWM), pemerintah juga membangun balai latihan kerja di berbagai pondok pesantren. Tahun ini, pemerintah berencana membangun seribu balai latihan usaha (BLU) di pondok-pondok pesantren.
“ Memang baru seribu, tapi itu jumlahnya banyak,” kata Presiden Joko Widodo, dikutip dari setkab.go.id, Jumat 8 Februari 2019.
Presiden yang karib disapa Jokowi ini mengatakan, balai latihan usaha yang dibangun ini berupa gedung dan fasilitas. BLU ini menyesuaikan permintaan pondok pesantren.
“ Sebuah pondok ingin skill yang ingin di-upgrade garmen, ya berarti kita berikan di situ peralatan yang berkaitan dengan garmen atau pelatihan-pelatihan yang berkaitan dengan garmen,” kata dia.
Bagi yang menginginkan teknologi informasi, pemerintah juga menyiapkan peralatan yang berhubungan dengan IT. Begitu pula dengan industri kreatif. Pemerintah akan menyiapkan BLU untuk industri ini.
“ Yang seribu (ini) nanti kami evaluasi, kami koreksi,” kata dia.
Jokowi menambahkan, pemerintah juga telah mengembangkan hal-hal yang berkaitan dengan ekonomi keumatan, seperti membangun BWM. Dia mengklaim perekonomian umat membaik setelah keberadaan pinjaman dari BWM.
“ Yang dulunya misalnya di lingkungan itu ada bakso di gerobak, setelah mendapatkan pinjaman dari Bank Wakaf Mikro bisa memiliki warung, jualan di warung. Yang dulunya jualan gorengan, setelah mendapatkan bantuan dari Bank Wakaf Mikro bisa berjualan gorengan dan nasi uduk,” kata dia.
Mantan walikota Solo ini menambahkan, BWM ini memang menyasar pelaku usaha super mikro seperti penjual bakso dan gorengan.
“ Kami mendirikan di pondok-pondok yang memiliki lingkungan komunitas bisnis yang baik, sehingga berkembanglah ekonomi umat. Karena saya juga cek langsung ke beberapa pondok yang berjalan ini, Alhamdulillah sangat baik,” kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya