Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Berlian (shutterstock.com)
Dream - Tren perhiasan semakin populer di kalangan milenial. Anak muda kian selektif dalam memilih perhiasan. Tak cuma emas, berlian juga banyak diminati.
Kilau yang dipancarkan memberi kesan lebih mewah dari emas. Modelnya yang minimalis juga digemari oleh anak muda. Tak cuma itu, berlian merupakan produk investasi bernilai tinggi.
" Berlian itu investasi yang tidak terikat waktu, bisa dibilang gak ada istilah bekas. Dapat digunakan turun-temurun, nilainya justru makin meningkat," ujar pakar berlian Leticia Paramita di acara Lino & Sons, Jakarta, kemarin.
Kualitas berlian tentu menentukan nilai investasi. Umumnya, orang menilai berlian dari nilai karat dan warna yang indah. Padahal berlian dengan karat tinggi tak selalu bernilai mahal.
Leticia menyebutkan aspek penting dalam memilih berlian. Ia menjulukinya dengan istilah '6C'. Berikut ini kriterianya:
© Dream
1. Colour (Warna)
Berlian memiliki intensitas warna putih yang berbeda-beda. Berlian putih memiliki nilai lebih tinggi dibanding yang berwarna. Kualitas terbaik berada pada tingkat D, E dan F yang memiliki warna paling putih.

2. Clarity (Kemurnian)
Semakin murni berlian maka permukaannya akan terlihat lebih bersih. Kualitas terbaik ada pada jenis VVS Clarity Diamond. Agar tetap flawless, lakukan perawatan khusus di toko perhiasan.
3. Cutting (Potongan)
Tidak semua berlian memiliki kilau yang intens. Diperlukan proporsi pemotongan yang tepat untuk menambah kesan kilau pada berlian.
" Cara pemotongan yang tidak mengikuti standar internasional akan kurang bagus. Cutting mempengaruhi berat perhiasan juga," ujar Leticia.
© Dream
4. Carat (Karat)
Semakin besar nilai karat, maka semakin besar pula harganya. Namun faktor ini harus diikuti dengan aspek lainnya.
" Carat yang besar bisa kalah dengan berlian yang lebih putih, bersinar dan bersih," imbuhnya.

5. Certificate (Sertifikat)
Sertifikat mampu menambah nilai otentik dari berlian. Pastikan untuk selalu menyimpan sertifikat asli dari toko. Berlian terbaik biasanya bersertifikasi GIA (Gemological Institute of America).
6. Confidence
Penjual berlian yang persuasif bisa menambah nilai jual dari berlian. Pastikan untuk menjualnya dengan percaya diri.
Sebaliknya, jangan mudah tertipu dengan omongan manis dari penjual. Pastikan untuk melihat spesifikasi berlian secara detail. (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya