Wow! Harga Beras di Indonesia 5 Kali Lebih Murah Dibandingkan Korsel dan Amerika

Reporter : Editor Dream.co.id
Kamis, 18 Agustus 2022 14:12
Wow! Harga Beras di Indonesia 5 Kali Lebih Murah Dibandingkan Korsel dan Amerika
Presiden Jokowi meminta institusi terkait untuk bekerja lebih optimal dalam menjaga harga pangan nasional, terutama beras.

Dream - Presiden Joko Widodo bersyukur Indonesia masih bisa mempertahankan harga pangan, terutama beras, masih bisa dikendalikan di tengah kondisi ekonomi dunia yang tak normal. Namun presiden mengingatkan kepala daerah untuk selalu waspada jika melihat ada kenaikan harga lewat indikator inflasi.

" Harga beras di angka rata-rata masih Rp10.000-an, lebih sedikit," ucap Presiden saat membuka Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi Tahun 2022 di Istana Negara, Jakarta, Kamis, 18 Agustus 2022.

Menurut Jokowi, harga rata-rata beras di Indonesia masih lebih baik dibandingkan negara-negara lain di Asia bahkan Amerika Serikat. Dari data yang diperoleh presiden lewat kedutaan diketahui harga beras di Jepang menyentuh Rp66.000, Korea Selatan Rp54.000, Amerika Rp53.000, dan China Rp26.000.

" Ini (harga beras Rp10 ribu,red) yang terus harus kita pertahankan," ujarnya.

 

1 dari 2 halaman

Di sisi lain, Presiden juga meminta semua pihak untuk bersyukur dengan pencapaian Indonesia yang baru mendapatkan sertifikat penghargaan dari International Rice Research Institute untuk sistem ketahanan pangan kita dan swasembada beras.

Presiden berharap, Indonesia tak hanya mampu berswasembada tapi juga mengekspor beras untuk mengatasi kelangkaan pangan di beberapa negara. Harapan ini disampaikan karena banyak perekonomian negara lain yang berada diambang krisis di tengah ketidakstabilan global saat ini.

Mengutip laporan lembaga internasional diperkirakan sebanyak 60 negara, di dunia akan mengalami keambrukan ekonomi.

" Karena sudah mengerikan sekali...... Biasanya kalau ada krisis, ada krisis, 4-5 negara, ini sudah 60 negara yang diprediksi akan ambruk ekonominya, dan 345 juta orang di 82 negara akan menderita kekurangan pangan akut dan kelaparan," ujarnya.

Kenaikan Harga Beras Dorong Inflasi Maret ke 0,17 Persen© MEN

 

2 dari 2 halaman

Dengan kondisi ekonomi global yang yang tidak normal, Presiden memerintahkan jajarannya untuk bekerja lebih keras mencegah hal tersebut. Selain mengetahui kondisi makro dan mikro, kepala daerah juga harus mengetahui posisi inflasi di daerahnya masing-masing.

" Nanti saya ke daerah saya tanya, jangan gelagapan enggak mengerti posisi inflasi provinsinya berada di angka berapa," ancamnya.

Saat ini, catatan pemerintah menunjukan ada lima provinsi yang mencatat inflasi di atas 5 persen. Kelima provinsi itu adalah Jambi di angka 8,55 persen, Sumatra Barat 8,01 persen, Bangka Belitung 7,77 persen, Riau 7,04 persen, dan Aceh 6,97 persen.

" Tolong ini dilihat secara detail yang menyebabkan ini apa, agar bisa kita selesaikan bersama-sama dan bisa turun lagi di bawah 5 (persen), syukur bisa di bawah 3 (persen)," harap Jokowi.

(Sah, Sumber: Setkab.go.id)

Beri Komentar