Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Alhamdulillah, Indeks Syariah Dan Rupiah Menguat Hari Ini, Selasa 15 Januari 2019. (Foto: Shutterstock)
Dream - Pasar modal dan keuangan Indonesia kembali diserbu pemodal asing di tengah neraca perdagangan 2018 yang mencetak defisit. Sentimen positif tersebut membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menembus level 6.400.
Aksi beli pemodal dipicu sentimen investor asing ini juga mendorong iIndeks syariah berbalik menguat. Ketiga indeks syariah menguat sepanjang sesi perdagangan saham, Selasa, 15 Januari 2019.
Papan perdagangan Bursa Efek Indonesia mencatat Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI), ISSI menanjak 2,474 poin (1,32%) ke level 190,180. ISSI terus naik setelah menguat di level 188,044 di pembukaan perdagangan.
Jelang penutupan perdagangan, pembelian saham syariah makin marak dan indeksnya menembus level tertinggi ketika perdagangan berakhir.
Indeks keping biru syariah, Jakarta Islamic Index (JII) bahkan terbang lebih tinggi dari ISSI. Melesat 12,146 poin (1,72%), indeks JII bertengger di level 718,294. Indeks JII70, naik 3,747 poin (1,59%) ke level 238,839.
Adanya aliran masuk modal asing menjadi kabar baik bagi IHSG. Ditutup menguat 72,668 poin (1,15%) IHSG menembus level 6.408,784.
Investor meramaikan lantai bursa kali ini. Pemodal asing bahkan membelanjakan dana dengan mencetak nett buy hingga Rp828 miliar.
Sebagian besar indeks sektoral menghijau. Pembelian saham terbanyak terjadi di sektor industri dasar, properti, infrastruktur, manufaktur, dan barang konsumsi. Kelima indeks sektoral ini naik masing-masing 2,43 persen, 1,87 persen, 1,79 persen, 1,49 persen, dan 1,44 persen.
Hanya ada satu saham yang melemah, yaitu pertanian sebesar 0,45 persen.
Investor kali ini melirik saham UNVR, LPCK, CPIN, INDR, dan SRTG. Harga saham kelima emiten ini melesat masing-masing Rp1.250, Rp675, Rp440, Rp350, dan Rp230.
Sebaliknya, harga saham SCCO terkoreksi Rp475, ITMG Rp400, UNTR Rp400, ARTA Rp310, dan AALI Rp175.
Dari pasar uang, rupiah kembali menguat. Pada pukul 16.23, nilai tukar dolar AS melemah 92 poin (0,66%) ke level Rp14.033.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya