Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Foto: Shutterstock
Dream - Sebuah penelitian yang dilakukan perusahaan pemasaran online, SEMrush, mengungkap bahwa banyak warganet mencari produk palsu. Mereka mengincar merek Supreme.
Penelitian ini merinci bahwa merek street wear tersebut mengumpulkan pencarian bulanan paling banyak untuk produk palsu, baik secara global maupun di Amerika Serikat.

Hingga penelitian ke tiga yang dilakukan SEMrush ini, semuanya memunculkan nama Supreme untuk diburu barang tiruannya.
" Untuk ketiga kalinya berturut-turut, data SEMrush menunjukkan bahwa merek pakaian palsu dan replika yang paling banyak dicari, baik secara global maupun di AS adalah Supreme," kata juru bicara SEMrush, Jana Garanko, dalam sebuah pernyataan kepada WWD.
Garanko mengatakan, penelitian SEMrush makin membuktikan bahwa warganet menyukai produk palsu yang dilabeli merek terkenal karena harganya lebih murah.
Menurut Garanko, delapan dari 15 merek palsu yang paling banyak dicari adalah item hasil rancangan desainer, tiga di antaranya adalah jam tangan.
" Ini jelas menunjukkan bahwa ada permintaan yang tinggi terhadap merek-merek mewah namun dengan harga murah," katanya.

Sementara itu, Garanko mengungkapkan, warganet tidak selalu mencari produk palsu. Ada juga yang ingin memiliki produk asli.
Di antara merek asli yang paling banyak dicari adalah Vans. Dalam daftar yang dibuat SEMrush, 80 persen produk asli harganya terjangkau.
" Ini menunjukkan ada juga warganet yang mengutamakan kenyamanan," kata Garanko.

Menurut WWD, analis memperkirakan industri fashion palsu menghasilkan lebih dari 450 miliar USD dalam penjualan secara global.
Bea cukai Amerika baru-baru ini menggagalkan penyelundupan barang asli tapi palsu seperti Gucci, Nike dan Louis Vuitton, senilai US$3,4 miliar.
Ini menunjukkan bahwa di negara sebesar dan semaju Amerika pun, banyak yang menginginkan barang asli tapi palsu ini.
Berikut adalah daftar 10 merek palsu dan asli populer yang paling banyak dicari sesuai laporan SEMrush terbaru:
Merek Palsu Paling Populer:
Sumber: Hypebeast
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya