Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream – Bank Indonesia (BI) telah menurunkan batas uang muka kredit kepemilikan rumah (KPR). Dengan adanya pelonggaran ini, Bank Syariah Mandiri (BSM) optimistis pembiayaan griya bisa tumbuh double digit pada tahun 2017.
“ Dengan adanya relaksasi, kami optimistis tahun 2017 pembiayaan griya akan lebih agresif lagi,” kata SEVP Retail Banking BSM, Niken Andonowarnih, di Jakarta, ditulis Kamis 27 Oktober 2016.
Niken mengatakan tahun ini, kebijakan pelonggaran loan to value (LTV) dan financing to value (FTV) tidak begitu terasa di tahun ini. Kemungkinan kebijakan baru tersebut baru bisa dirasakan efeknya di tahun depan.
Bank syariah pelat merah ini mengaku akan berkoordinasi dengan sejumlah pengembang agar penyaluran pembiayaan perumahan bisa lebih baik.
“ Tahun ini, (kami targetkan) pembiayaan griya sebesar 6 persen dan tahun depan 15 persen,” kata dia.
BSM melihat angka kekurangan rumah (backlog) masih tinggi. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), angka backlog perumahan diprediksi mencapai 14,4 juta unit pada 2015. Angka ini naik dari posisi 13,6 juta pada tahun 2010. Karena alasan inilah, BSM lebih fokus penyaluran pembiayaan KPR di sektor rumah pertama.
“ Kami akan konsentrasi ke rumah pertama,” kata dia.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya