Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan
Ketua Umum ASBISINDO, Toni E. B. Subari (Foto: Asbisindo)
Dream - Pemerintah menempatkan dana stimulus Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di sejumlah bank syariah. Asosiasi Bank Syariah Indonesia (ASBISINDO) menyambut baik penugasan tersebut.
Ketua Umum ASBISINDO, Toni E. B. Subari, mengatakan ada tiga bank syariah yang mengemban penugasan itu, yaitu Bank Mandiri Syariah, Bank BNI Syariah, dan Bank BRI Syariah. Masing-masing bank menampung dana Rp1 triliun.
" Alhamdulillah, kami sangat mendukung program PEN tersebut," kata Toni dalam webinar Media Workshop Literasi dan Inklusi Perbankan Syariah: Ekonomi & Perbankan Syariah Energi Baru untuk Pemulihan Ekonomi Nasional, Jumat 25 September 2020.
Penempatan dana pemerintah di bank-bank syariah menggunakan tingkat bunga BI-7 Daya Repo Rate tiga bulan. Angkanya di kisaran 3,84 persen minus 1 persen.
" Jadi, setara 2,8 persen. Itu dana yang cukup murah," kata dia.
Sekadar informasi, dana yang ditempatkan pemerintah di bank syariah ini tak hanya menyasar sektor UMKM, tetapi juga konsumsi. Toni mengatakan dana ini bisa memenuhi kebutuhan produktif dan konsumtif.
" Insya Allah (dana stimulus) bisa menggerakkan ekonomi," kata dia.
Ekonom Fauzi Ichsan, mengingatkan bank syariah untuk berhati-hati dalam menyalurkan pembiayaan kepada nasabah. Dikatakan bahwa risiko pembiayaan akan meningkat dengan pertumbuhan ekonomi yang melambat.
" Bank BUMN harus jeli dana tersebut bisa disalurkan kepada debitur yang bonafit, sehat, dan risiko gagal bayar yang relatif rendah," kata Fauzi.
Fauzi mengatakan industri perbankan syariah memiliki ketahanan yang kuat di tengah pandemi Covid-19. Dia mengatakan rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) bank syariah ada di angka 20-22 persen pada Juli 2020.
" Di atas batas kesehatan bank secara industri di 12-14 persen," kata dia.
Selain kecukupan modal, ketahanan perbankan syariah juga terlihat dari rasio pembiayaan bermasalah (non performing financing/ NPF).
" NPL perbankan umumnya naik, sementara NPF perbankan syariah--kecuali bank syariah BUKU 1--turun," kata dia.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli


Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
