Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi/Shutterstock
Dream - Malaysia kembali mendapat gelar “ Health and Medical Tourism: Destination of The Year” dalam ajang International Medical Travel Journal (IMTJ) Medical Travel Awards 2020.
Keberhasilan tersebut memantapkan Malaysia sebagai World’s Healthcare Marvel dan Mencerminkan komitmen yang kuat dari para organisasi terkait keberlangsungan perawatan kesehatan dari Malaysia healthcare di tengah wabah virus Covid-19.
Kemenangan ini menandakan ke empat kalinya Malaysia meraih gelar prestisius. Sebelumnya Malaysia meraih gelar ini tiga kali berturut-turut pada 2015 sampai 2017.
Hal ini membuka bukti nyata dari kemajuan industri wisata kesehatan Malaysia pada 2019 lalu membuka pintu bagi 1,3 juta wisatawan kesehatan yang merupakan peningkatan luar biasa jika dibandingkan pada 2011 dengan sekitar 643.000 wisatawan.
Malaysia Healthcare Travel Council juga sukses memenangkan penghargaan “ Cluster of the Year” untuk ke-empat kalinya secara berturut-turut.

Keberhasilan ini tak lepas dari terjalinnya hubungan kemitraan antara pemerintah dengan swasta yang sangat baik serta menjadi bagian penting dari pertumbuhan Malaysia Healthcare selama beberapa tahun terakhir.
“ Kami merasa sangat terhormat dapat menerima dua penghargaan yang luar biasa dari IMTJ. Penghargaan ‘Destination of the Year’ dan ‘Cluster of the Year’ ini sekali lagi menunjukkan kepercayaan yang diberikan dunia terhadap infrastruktur wisata kesehatan dan pengalaman perjalanan pasien terbaik kami," ucap Sherene Azli, CEO MHTC, Kamis, 24 September 2020.
" Tentunya dapat terjadi berkat dedikasi yang tinggi dari berbagai pihak. Hal ini memotivasi kami untuk lebih meningkatkan kembali layanan kami dan terus menjaga nama baik Malaysia Healthcare,” tambahnya.
1. Thomson Hospital Kota Damansara – Best Quality Initiative
2. Sunway Fertility Centre – International Fertility Clinic of the Year
3. Prince Court Medical Centre – International Hospital of the Year
4. Sunway Eye Centre – International Eye Clinic of the Year
Dampak berkepanjangan Pandemi masih dialami industri wisata kesehatan dunia, Malaysia healthcare secara proaktif mengembangkan rencana pemulihan industri dengan mengedepankan kemampuan dan kekuatan negara sebagai penyedia layanan kesehatan kelas dunia.
Digitalisasi perawatan kesehatan yang memungkinkan Kesinambungan perawatan kesehatan bagi pasien menjadi elemen utama dari rencana ini.

“ Komitmen kami dalam menjunjung tinggi Malaysia sebagai World’s Healthcare Marvel tidak akan pernah goyah. Kami telah bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan untuk memastikan dipatuhinya SOP ketat yang sudah ditetapkan sebelumnya demi keselamatan masyarakat yang tentunya merupakan prioritas utama kami," lanjut Sherene.
" Kami berharap di kemudian hari saat kondisi menjadi lebih baik, dapat menyambut penuh para wisatawan kesehatan yang mencari perawatan kesehatan di Malaysia. Untuk saat ini, kami berupaya memacu pertumbuhan industri kesehatan yang berkelanjutan agar Malaysia dapat terus diakui sebagai World’s Healthcare Marvel,” katanya.

Diadakan secara virtual, IMTJ Medical Travel Awards 2020 merayakan beragam pencapaian luar biasa dalam bidang wisata kesehatan di seluruh dunia.
Seluruh peserta nominasi dievaluasi tim juri mancanegara yang terdiri dari Keith Pollard, Pemimpin Redaksi IMTJ; Kepala Eksekutif LaingBuisson; Ketua Dewan Juri Inggris; Lutz Lungwitz, Presiden German Medical Wellness Association, Dr Claudia Mika, CEO TEMOS, Laszlo Puczko, Pendiri Health Tourism Worldwide, dan Elizabeth Ziemba, Presiden Medical Tourism Training.
Laporan: Shania Suha Marwan
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya