Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Deretan 50 orang terkaya Indonesia yang baru dirilis Forbes sebagian besar diisi wajah-wajah lama. Usianya antara 50 sampai 90 tahun. Jika dirata-rata usia hartawan terkaya Indonesia adalah 68 tahun.
Bukan berarti Indonesia tak punya stok hartawan. Banyak para pebisnis sukses yang pelan-pelan membentuk kerajaan bisnisnya. Memang, kekayaan mereka masih kalah jauh dari 50 orang terkaya itu.
Forbes setidaknya mencatat ada tiga nama entrepreneur yang namanya bersinar di tahun 2017. Meski belum menembus 50 besar, mereka digadang-gadang bakal menjadi calon miliarder baru Indonesia.
Siapa saja mereka? Ini daftarnya:
© Dream
Usianya memang sudah 50 tahun. Ayahnya adalah pendiri sebuah toko emas kecil di pasar tua di Jakarta pada tahun 1967. Usai lulus dari Universitas Parahyangan tahun 1990, sang putra yang menggenggam gelar sarjana teknik langsung bergabung dengan bisnis keluarga.
Dialah Stefanus Lo. Dengan tangan dinginnya, Stefanus mengubah toko emas kecil itu menjadi pemasok emas terbesar di Indonesia, PT Central Mega Kencana. Pendapatan perusahaan tahun 2016 saja mencapai US$148 juta.
Stefanus merupakan pemilik dari empat gerai emas kelas atas di Indonesia. Frank & Co, Mondial, Miss Mondial, dan The Palace.
Pria yang baru membuka toko ke-50 pada November 2017 ini disebut memiliki kekayaan US$200 juta. Dia berniat membawa Central Mega Kencana mencatatkan saham di bursa efek.
© Dream
Berawal dari bisnis toko kecil berukuran 2 meter persegi yang menjual kartu prabayar, pria berusia 48 tahun ini meniti jalan suksesnya. Toko itu berdiri di tahun 1992.
Kini pria bernama Hengky Setiawan itu adalah pemiliik distributor kartu para banyak terbesar PT Tiphone Mobile Indonesia. Dari satu toko kecil, Hengky kini menjelma jadi juragan 450 outlet dengan pendapatan US$ 2 miliar.
Bersama saudaranya, Welly, Hengky saat ini memiliki 50 persen saham perusahaan dengan kekayaan mencapai US$ 280 juta.
© Dream
Diantara nama entrepreneur sukses di tahun 2017, Nadiem Makarim mungkin yang paling bersinar. Dialah perintis bisnis ojek online yang kini memiliki jutaan pelanggan, Go-Jek di tahun 2010.
Pada Agustus 2016, Go-Jek mendapat suntikan dana US%550 juta dari investor private dengan valuasi perusahaan naik menjadi US$1,3 miliar. Belum lama ini, Go-Jek juga mendapat tambahan suntikan dana besar dari raksasa teknologi China, Tescent senilai US$1,2 miliar. Valuasi Go-Jek naik menjadi US$3 miliar.
Makarim mengantongi gelar MBA dari perusahaan ternama Harvard University. Dia sempat bekerja di perusahan ternama McKinsey sebelum memutuskan mendirikan perusahaan start-up Go-Jek.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya