Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

6 Kata Dilarang Muncul dalam Surat Lamaran Kerja

Reporter : Syahid Latif
Rabu, 6 Desember 2017 10:28
6 Kata Dilarang Muncul dalam Surat Lamaran Kerja
Daripada berbusa-busa menuliskan kata-kata itu, lebih baik cari cara kreatif.

Dream - Jangan mengulang kata yang sama. Nasihat ini sepertinya harus dicamkan betul buat para pelamar kerja saat membuat surat lamaran. Niat ingin terlihat unggul di depan perekrut, surat curriculum vitea (CV) yang kamu tulis bisa jadi berakhir di tempat sampah.

Membuat surat lamaran dan CV saat melamar kerja memang susah-susah gampang. Kebanyakan pelamar akan menuliskan berbagai keunggulannya dalam surat tersebut.

Mulai dari keahlian, pengalaman, bahkan kata-kata andalan ditulis agar bisa memikat calon pelamar. Saking semangatnya, kata-kata itu ditulis berulang kali dalam CV. Bukannya terpikat, panggilan untuk tes mungkin takkan pernah kamu dapatkan.

Dikutip dari laman chatsheet dari hasil laporan tahunan LinkedIn, tercatat ada 10 kata yang haram ditulis berulang kali dalam surat lamaran kerja atau CV.

Penulis Christopher Sandford mengatakan, kita selama ini kita terdorong menggunakan kata-kata yang dianggap ampuh karena empat alasan. Kemudahan, asosiasi, penampilan, dan yang paling mengejutkan adalah semura orang melakukannya.

Berikut ini adalah kata pemikat yang sering dipakai berulang kali dalam surat lamaran atau CV di tahun 2017 sayangnya gagal total.

1. Bagus

Berhentilah menggunakan kata " bagus" berulang kali. Entah bagaimana kata ini sering dianggap sebagai kata kunci. Tentu saja, ini bisa digunakan untuk menggambarkan apa saja. Tapi kamu tentu bisa berbuat lebih baik lagi.

2. Kreatif

Cara terbaik untuk membuktikan kamu orang yang kreatif adalah dengan mencari kosa kata lain daripada menggunakan kata itu berulang. Ingatlah jika tingkat kreativitas seseorang orang berbeda. Daripada menggunakan kata kreatif, cobalah ubah menjadi visioner

3. Bersertifikat

Seseorang yang melamar suatu posisi pekerjaan pasti diminta untuk memiliki sertifkat atau keterampilan tertentu. Jadi hentikan kata bersertifikat karena itu sudah masuk dalam persyaratan.

4. Pakar

Perlu kepercayaan tinggi yang sangat besar untuk menyebut dirimu seorang ahli. Dari pada menuliskannya, akan lebih baik jika kamu mengekspresikannya dengan tindakan. Bukan kata kunci dalam resume. Surat lamaran akan berbicara sendiri, apakah kamu seorang ahli atau bukan

5. Fokus

Cobalah menggambarkan diri kamu sebagai seorang yang selalu fokus pada satu pekerjaan, carilah kata yang berbeda.

6. Pengalaman

Jika kamu memang seorang yang berpengalaman seharusnya surat lamaran kamu sudah bisa berbicara soal itu. Jika tidak, kamu hanya akan menggambarkan diri sebagai orang zaman dulu karena masih menuliskan kata yang sama.

(Sah)

 

 

Beri Komentar