6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Pabrik Pengolahan Aluminium Di Inalum
Dream - PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) disiapkan untuk menjadi perusahaan yang digadang bisa menembus daftar elite dunia, Fortune 500. Jalan menuju impian itu sudah mulai dilakukan dengan membentuk induk holding BUMN industri pertambangan.
Inalum selama ini dikenala sebagai salah satu produsen aluminium dunia. Pernah menjadi perusahaan kerjasama dengan investor Jepang, Inalum memiliki pabrik peleburan aluminium dan fasilitas pendukung di area seluas 200 hektare di Kuala Tanjung, Batubara, Medan, Sumatera Utara.
Jurnalis Dream berkesempatan untuk mengintip pabrik peleburan aluminium Inalum. Ada empat pabrik di Inalum yang dikunjungi yaitu pabrik karbon, pabrik reduksi, pabrik penuangan, dan gas cleaning system.

General Manager Umum Inalum, Ismadi Y. S , menjelaskan pabrik karbon ini memproduksi blok anoda yang akan digunakan untuk melebur aluminium.
" Anoda ini digunakan untuk reaksi peleburan aluminium," kata Ismadi, Selasa 5 Desember 2017.

Sementara di pabrik peleburan, terlihat 510 tungku pembakaran yang sehari-hari digunakan untuk melebur aluminium. Tungku reduksi ini akan mengubah bubuk alumina menjadi aluminium cair.
Setiap tahunnya, dari Pabrik tersebut keluar 260 ribu ton aluminium cair. Bahan inilah yang akan dibawa ke percetakan aluminium di pabrik penuangan.

General Manager di bagian penuangan Inalum, Agus Wibowo, menjelaskan aluminium akan diolah menjadi aluminium batangan (ingot).

" Di sini ada tiga produk aluminium, yaitu aluminium ingot, alloy, dan billet," kata Agus.
Dia berkata aluminium batangan Inalum ini dikirim ke tiga tempat, yaitu Surabaya, Jakarta, dan Medan.

" Sebagian besar digunakan untuk domestik karena kebutuhan aluminium dalam negeri cukup besar," kata Agus.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya