7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Shutterstock
Dream - Membangun bisnis bukan perkara mudah. Selain produk harus berkualitas, pemasaran yang tepat juga menjadi pertimbangan.
Jangan sampai produk sudah berkualitas baik namun kalah stand out di pasaran karena kurangnya strategi marketing. Pemilihan platform dalam memasarkan produk juga harus sesuai dengan tren yang ada.

" Pertama kita paham bagaimana memasarkan, kalau dulu mungkin di televisi, kalau sekarang orang nonton di video short Tiktok," jelas Fabian Prasetya, Chief Digital and Media Officer L'oreal Indonesia, pada konferensi virtual TikTok Mega, Sales 5 Juli 2022.
Fabian membagikan beberapa tips pemasaran lewat sosial media yang bisa Sahabat Dream lakukan untuk memasarkan produk bisnis.
" Cara untuk terus stand out pertama terus orisinil, L'oreal sendiri ada beberapa brand seperti Maybelline, Shu uemura. Brand nya gak cuma satu, iap brand punya karakter dan personaliti, hal ini akan buat konten stand out," jelas Fabian.
Orisinalitas dari sebuah brand tentunya juga membawa DNA baru yang membuat masyarakat lebih mengenal brand ini.
" Kalau ada event kita buat nuansa yang oke dan sesuai dengan brand. Misal Maybelline dengan tema New York," tambah Fabian.
Di tengah berkembangnya media sosial saat ini, tentu tren berkembang begitu pesat. Dan pemasaran yang baik harus sesuai dengan tren atau membuat tren itu sendiri.

" Kita harus ngerti tren dan membuat tren. Kalau ada video yang banyak ditonton orang kita buat tren. Kita banyak pernah buat tren salah satunya My Boyfriend Does My Eyebrow," tambah Fabian.
Kolaborasi dapat membantu brand untuk mendapatkan brand awareness yang lebih luas. Sebaiknya pilih sosok yang memiliki citra yang sama dengan brand.

" Kita harus tahu bagaimana berkolaborasi. Kalau misal di TikTok kan banyak entertainer. Pilih siapa yang ingin kita kolaborasi, dan kita banyak kolaborasi dengan konten kreator," tambah Fabian.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?