Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Anak Muda Usia 20 Tahun Bisa Mengatur Keuangannya Dimulai Dari Sekarang. (Foto: Shutterstock)
Dream – Punya keputusan besar pada usia 20 tahunan? Menikah? Pindah kerja? Beli rumah? Atau berkeliling dunia?
Apa pun keputusan yang dipilih, alangkah baiknya juga membangun kebiasaan yang sehat terkait manajemen uang. Tujuannya tak lain untuk mencapai target kehidupan nantinya.
“ Kebiasaan itu sangat-sangat penting,” kata konsultan keuangan di Santa Monica, Amerika Serikat, Jason Kirsch, dilansir USA Today, Jumat 2 Juni 2017.
Kirsch mengatakan persiapan adalah kunci dari perubahan yang besar. Misalnya, berkeluarga, ada biaya-biaya yang harus dipersiapkan untuk membesarkan anak pada tahun pertama, yaitu US$20 ribu-US$50 ribu atau setara Rp226,25 juta-Rp665,64 juta.
Seorang perencana keuangan tersertifikasi, Ben Brown, mengatakan lebih baik membuat ruang bagi diri sendiri untuk membuat target hidup menjadi lebih jelas.
USA Today merangkum tiga tips mengatur keuangan untuk pemuda berusia 20 tahunan. Sebenarnya, tips ini ditujukan bagi orang Amerika, namun Sahabat Dream di Indonesia bisa menerapkannya.
© Dream
Dream - Sahabat Dream bisa mengatur pengeluaran dimulai dari melacak pengeluaran. Gunakanlah kalkulator anggaran, misalnya NerdWallet, untuk mengetahui ke mana perginya uang.
Dengan begitu, akan terlihat mana pengeluaran yang terlalu banyak, misalnya pengeluaran untuk makan di luar atau nonton bioskop.
Untuk membatasi pengeluaran sehari-hari. Kirsch menyarankan untuk mengubah persepektif tentang pembelian individu, misalnya, mengurangi makan-makan di luar rumah.
© Dream
Dream - Menabung bisa menjadi tantangan apabila sedang banyak kebutuhan. Untuk memudahkan aktivitas ini, lebih baik langsung mendebet otomatis dari rekening gaji ke rekening tabungan.
Yang paling utama adalah membuat dana darurat yang cukup untuk kebutuhan 3-6 bulan. Misalnya, mencadangkan US$500 (Rp6,65 juta) atau lebih untuk dana darurat.
© Dream
Dream - Menabung untuk dana pensiun memang tidak terlihat sangat mendesak untuk orang-orang berusia 20 tahun. Berdasarkan survei Pew Charitable Trust, hampir separuh generasi milenial tidak menabung untuk dana pensiun.
Padahal, menyiapkan dana untuk masa senja sangat penting dimulai dari sekarang.
Katakanlah Anda menabung US$100 (Rp1,33 juta) per bulan selama 5 tahun, uang yang didapat sebesar US$6 ribu (Rp79,87 juta). Pada usia 67 tahun, dana yang didapat bisa sebesar lebih dari US$118 ribu (Rp1,57 miliar). (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya