7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ingin Berinvestasi Saat Usia Muda? (Foto: Shutterstock)
Dream - Perubahan zaman telah mempermudah kita untuk melakukan berbagai aktivitas. Salah satunya adalah kegiatan investasi yang biasanya hanya dilakukan oleh kalangan tertentu.
Kemunculan beragam aplikasi fintek investasi mempermudah kita untuk menanamkan modal sedari muda.
Dikutip dari Karir.com, Jumat 12 Desember 2019, jika kamu tertarik untuk berinvestasi saat muda, pertama, mempelajari produk investasi.
Saat ini ada berbagai macam pilihan produk invetasi dengan berbagai skema yang kita pilih. Produk-produk tersebut tentunya menjanjikan berbagai macam keuntungan yang sangat tinggi.
Dalam dunia investasi, semakin besar return yang ditawarkan, risiko yang dimiliki akan lebih besar. Oleh karena itu, sebelum memutuskan untuk memilih produk investasi, sebaiknya mempelajari setiap produk dengan seksama.
Kemudian, pelajari legalitas, keuntungan, dan kerugian suatu produk investasi. Kalau sudah paham untung ruginya, ya, langkah selanjutnya adalah tinggal memulainya.
Yang kedua, ubah mindset. Menjadi seorang investor tentunya tidak mudah, terlebih lagi ketika memulainya di usia muda. Selain harus mengerti masalah angka dan keuangan, seorang investor juga harus memiliki mental yang kuat.
Memang wajar di usia muda lebih memilih untuk hidup konsumtif, tetapi hendaknya mindset konsumtif ini tidak terlalu dituruti. Sebagai seorang investor, hendaknya kamu lebih memikirkan cara untuk meningkatkan nilai uang yang kamu miliki saat ini.
Jika tidak merubah mindset tentunya akan sulit untuk mencapai target investasi yang kamu inginkan di masa depan. Sesekali masih okelah jika kamu ingin membeli es kopi susu sambil tetap menabung.
Investasi merupakan sebuah kegiatan yang ditujukan untuk masa depan. Artinya, kita tak mungkin menerima imbal balik yang positif dalam waktu dekat.
Untuk investasi jangka pendek pun diperlukan waktu minimal 3 sampai 5 tahun untuk mendapatkan hasil. Oleh karena itu sebaiknya jika ingin berinvestasi, kamu segera memulainya agar mendapatkan return yang diinginkan lebih cepat.
Tapi ingat untuk mempersiapkan diri kalian secara materi dan juga dasar keilmuan yang baik. Dengan begitu, kamu bisa membuat keputusan yang lebih baik saat mulai melakukan investasi.
Dream - Emas menjadi salah satu instrumen investasi yang sering dilirik masyarakat. Beberapa pertimbangan yang dipakai yaitu nilai yang cenderung stabil dan mudah dicairkan.
Demikian halnya dalam ekonomi syariah. Emas kerap digunakan untuk menjaga nilai kekayaan. Manfaat emas dapat dirasakan dalam jangka panjang.
![]()
" Secara jangka pendek, belum tentu emas akan menguntungkan karena harga beli dan jual ada selisihnya. Namun, emas lebih cocok untuk investasi jangka panjang karena nilainya yang tahan inflasi dan cenderung naik," kata Kepala Divisi Inovasi Produk Keuangan Syariah Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS), Yosita Nur, dikutip dari Merdeka.com.
Tetapi, diperlukan literasi yang cukup pada masyarakat sebelum berinvestasi emas. Salah satu manfaatnya, masyarakat bisa mengetahui tempat jual beli emas yang aman dan minim risiko.
“ Ini yang menjamin keamanannya dalam berinvestasi. Sebagai investor, kita harus tahu tempat jual beli emas yang aman dan minim risiko, bisa membedakan emas palsu atau tidak, dan legalitas tempat penjual emas,” kata dia.
Yosita mengapresi lembaga keuangan seperti PT Pegadaian (Persero) dan fintek yang meluncurkan produk-produk keuangan mempermudah masyarakat berinvestasi emas. Produk-produk tersebut memungkinkan masyarakat bisa memiliki emas tanpa menunggu punya banyak uang.
" Selama ini konsepnya kalau beli emas kan mahal, dan butuh tempat untuk menyimpan fisiknya. Dengan adanya fitur tabungan emas, kita bisa melihat harganya secara real time, masyarakat jadi bisa punya akses untuk investasi emas dan tidak perlu menunggu uang banyak terlebih dahulu," kata dia.
Dream - Untuk mewujudkan mimpi, Sahabat Dream tak melulu hanya menabung. Kamu bisa mewujudkannya lebih cepat dengan investasi, seperti yang dilakukan oleh Loemongga Haoemasan.
Wanita pengusaha yang menyabet gelar " Most Inspiring Women 2016" ini sukses memimpin perusahaan properti berkat kepiawaiannya dalam membuat perencanan keuangan dan investasi.
" Saya sudah mengalami krismon (krisis moneter) 1998 dan 2008. Jadi, sekarang juga ekonominya tidak terlalu kondusif. Makanya saya sadar setiap income harus ada yang ditabung," kata Loemongga di Sampoerna Strategic Square, Jakarta, Senin 12 November 2019.
Dia mengatakan instrumen investasi yang biasanya digunakan adalah properti. Agar lebih mudah, instrumen yang disarankan adalah emas atau properti. Loemongga mengatakan emas juga bisa menjadi tabungan.
" Nilainya tak naik secara drastis seperti saham atau properti. Jadi, hanya sebagai penyeimbang dari investasi harta kita," kata dia.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?