Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?
10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah
Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol
8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli
5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa
8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi
5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
Artis Zee Zee Shahab Saat Menjadi Pembicara Di Festival Pasar Modal Syariah 2016 Yang Digelar Bursa Efek Indonesia, Maret 2016. (Foto: Dream.co.id/Idho Rahaldy)
Dream – Pasar saham menjadi salah satu instrumen yang menarik. Imbal hasil yang ditawarkan lebih tinggi daripada instrumen keuangan lainnya.
Namun, risiko investasi di saham pun juga terbilang tinggi. Sebelum membeli saham, alangkah memperhatikan beberapa hal. Salah satunya adalah dana untuk membeli saham.
Dilansir dari Merdeka.com, Selasa 25 Oktober 2016, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) perwakilan Sumatera Barat, mengatakan ada empat hal yang harus diperhatikan pemula ketika ingin berinvestasi di saham.
Pertama, investor sebaiknya tidak menggunakan uang pinjaman untuk membeli saham. Ketika seseorang menggunakan uang pinjaman untuk membeli saham, tentu uang tersebut akan menghasilkan bunga.
Bunga dan nilai saham yang turun tentu akan semakin memberatkan calon investor.
“ Pakai kelebihan uang yang dimiliki karena hasil utang akan memberatkan,” kata Kepala Sub Administrasi Kantor OJK, Taufik.
Yang kedua, lanjut Taufik, alangkah baiknya calon investor mengetahui kondisi dan kinerja perusahaan sebagai bahan pertimbangan. Jika penilaiannya baik, harga saham juga akan terus naik.
“ Sebelum membeli saham, pelajari (dan) analisis fundamental perusahaan uang akan dibeli sehingga bisa diketahui prospeknya ke depan,” kata dia.
Taufik mengatakan hal ketiga adalah calon investor jangan meletakkan uang di satu keranjang. Sebaiknya, mereka membeli saham dari beberapa perusahaan. Tujuannya untuk mengantisipasi apabila ada penurunan saham salah satu perusahaan.
Yang keempat, Taufik mengajak calon investor aktif untuk mencari tahu perkembangan perusahaan yang telah terdaftar di bursa dan memantau aksi korporasinya.
“ Ini menjadi salah satu pertimbangan untuk memutuskan apakah hendak membeli atau menjual saham dengan menganalisis saham mana yang lebih menguntungkan,” kata dia. (Ism)
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol