Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi
Kebakaran Kilang Minyak (Foto: Liputan6.com)
Dream - Kilang minyak milik PT Pertamina RU VI di Balongan, Indramayu, Jawa Barat, meledak dan terbakar hebat sekitar pukul 01.00 WIB, Senin 29 Maret 2021.
Ledakan tersebut menyebabkan kebakaran yang membuat masyarakat sekitar panik, sehingga diungsikan ke tempat yang lebih aman.
Dilansir Liputan6.com dan berbagai sumber, berikut rangkuman fakta terkini tentang kebakaran Kilang Minyak Balongan.
Ledakan terjadi sekitar pukul satu dinihari. Api membakar salah satu tangki kilang minyak PT Pertamina RU VI Balongan dan bisa terlihat dari jarak sejauh lima kilometer.
Menurut kesaksian warga, kawasan kilang minyak yang terbakar itu sempat mengeluarkan suara cukup keras sebelum api berkobar.
Ledakan hebat di Kilang Minyak PT Pertamina itu mengakibatkqn 20 orang terluka. Menurut informasi, 5 orang mengalami luka serius dan 15 lainnya mengalami luka ringan.
Plt Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu, Caya, mengatakan bahwa total koran yang terdata 20 orang dan sudah ditangani rumah sakit terdekat.
" Korbannya beragam ada warga sekitar dan juga pengguna jalan," ungkap Caya.
Tak hanya warga, Plt Kasie Penyelamatan dan Evakuasi Pemadam Kebakaran Indramayu, Suyanto, mengungkapkan, setidaknya ada 6 petugas Pertamina mengalami luka bakar. Namun Suyanto mengabarkan bahwa tidak ada sama sekali korban yang meninggal.
" Meninggal enggak ada, luka karena terbakar 6 orang. Mereka petugas kilang, karena ada di lokasi," kata Suyanto kepada Liputan6.com.
Berdasarkan data yang terkumpul, tak hanya ada korban luka, beberapa keluarga harus diungsikan sebab ledakan menimbulkan getaran serta merusakn puluhan bangunan rumah warga disekitar lokasi kejadian.
Seorang warga Blok I Simpang Tiga, Desa Majakerta, Kecamatan Balongan, melihat dinding rumahnya di bagian tengah retak dan terkelupas. Hal tersebut terjadi saat timbul getaran yang diduga akibat ledakan kilang minyak milik Pertamina.
Getaran yang ditimbulkan saat kilang minyak Balongan meledak juga dirasakan oleh warga yang tinggal di RT 012, RW 001 Blok Simpang Tiga, di mana plafon rumahnya runtuh dan kacanya pecah.
Menurut penuturan Caya, setidaknya ada 500 orang yang mengungsi ke tempat lebih aman. Adapun tempat pengungsian yang dipakai yakni GOR Pertamina dan Pendopo Indramayu.
" 200 orang di GOR milik Pertamina dan 300 lainnya di Pendopo Indramayu," katanya.
Plt Kasie Penyelamatan dan Evakuasi Pemadam Kebakaran Indramayu, Suyanto juga menuturkan bahwa penyebab kebakaran belum bisa dipastikan. Namun saat kilang minyak meledak, cuaca di sana hujan diserta petir.
" Belum bisa dipastikan, karena masih pemadaman. Penyelikdikan belum dimulai," kata Suyanto.
Corporate Secretary Subholding Refining & Petrochemical PT Kilang Pertamina Internasional, Ifki Sukarya, mengatakan bahwa saat ini tengah dilakukan normal shutdown untuk pengendalian arus minyak dan mencegah perluasan kebakaran di Kilang Balongan.
" Namun pada saat kejadian sedang turun hujan deras disertai petir," ungkap Ifki Sukarya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin 29 Maret 2021.
PT Pertamina telah mengungkapkan insiden kebakaran pada kilang Balongan terjadi pada tiga unit tangki pada Senin, 29 Maret 2021 dini hari. Pihak Pertamina memastikan bahwa pasokan bahan bakar minyak (BBM) akan tetap terjaga dan menghimbau masyarakat untuk tidak khawatir.
Ifki Sukarya menjelaskan, BBM yang diolah di Kilang Balongan merupakan pasokan untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Saat ini, Sukarya melanjutkan, pihaknya fokus dalam penanganan pemadaman kebakaran kilang. Untuk itu, Pertamina juga turut mengerahkan bantuan dari unit Kilang lain yaitu RU IV Cilacap. Sedangkan untuk kerugian saat ini belum bisa ditaksir.
Sumber: liputan6.com dan sumber lain
Advertisement
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane

Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama

IHSG Dibuka Menguat, Investor Pantau Laporan Cadev RI


Kenapa Pekerjaan Baru di Usia 30-an Bisa Membuat Kita Merasa Bodoh Lagi?

Setir Mobil Tiba-Tiba Berat Diputar? Ini 4 Penyebab dan Cara Mengeceknya


Pepaya vs Mangga, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah dan Pencernaan?

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane


Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series