Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Pelaku UMKM (Foto: Shutterstock)
Dream - Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia berdampak pada roda perekonomian terutama bagi para pelaku usaha di Tanah Air. Tak terkecuali pelaku usaha mikro, kecil dan menengan (UMKM) yang sebelumnya pernah tangguh menghadapi Krisis Moneter tahun 1998.
Demi bisa bertahan dan berpotensi ekspansi bisnisnya, pelaku UMKM harus pintar beradaptasi dengan melakukan digitalisasi bisnis.
Hal ini bukan hanya memanfaatkan pasar daring, maupun adaptasi dari segi pembayaran, namun juga cara berkomunikasi dengan pegawai yang lebih efektif untuk meningkatkan produktivitas.
Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menkop UKM) Teten Masduki pernah mengatakan valuasi bisnis ekonomi digital Indonesia pada tahun 2025 diperkirakan bisa mencapai US$ 130 miliar atau sekitar Rp. 1,8 triliun.
Valuasi ini bisa tercapai dengan kontribusi pelaku UMKM sebagai salah satu penggerak sektor perekonomian Indonesia. Sektor UMKM berkontribusi 60,34 persen dari produk domestik bruto (PDB) pada tahun 2018.
Menyadari pentingnya digitalisasi UMKM, Joey Lim, VP Lark Commercial Asia mengimbau para pelaku UMKM untuk bisa memanfaatkan platform komunikasi yang terintegrasi untuk meningkatkan produktivitas para pegawai.
" Teknologi dan produk komunikasi berbasis digital membantu kita untuk bisa tetap melakukan pekerjaan dengan lebih efisien dari segi waktu dan cost," ujarnya.
Menurut Joey Lim, Lark Tool mencoba membantu pelaku pelaku usaha dengan mengintegrasikan komunikasi antar pengusaha dan pegawai.
Berikut 5 fitur Lark Tool yang memudahan para pengusaha UMKM:
Pertama, selalu terhubung tanpa hambatan dengan tim.
Komunikasi yang dibangun secara terus menerus akan mempererat hubungan antar pegawai. Dengan interaksi fisik yang dibatasi seperti saat ini, fitur messenger atau chat menjadi sangat penting. Fitur messenger Lark yang bisa menampung 5000 pengguna didesain sedemikian rupa untuk memaksimalkan komunikasi antar anggota dalam grup.
Kedua, koordinasi tatap muka melalui layar perangkat teknologi.
Saat ini, kebanyakan pelaku bisnis sudah mulai beradapatasi dengan menggunakan video call sebagai pengganti dari pertemuan fisik.
Fitur video calling di Lark ini gratis, dan bisa menampung sampai dengan 100 peserta, tanpa dibatasi durasi. Jadi, diskusi soal pekerjaan bisa dilaksanakan tanpa batas dan bisa tetap berkomunikasi dengan lancar.
Ketiga, mempersiapkan rencana dan strategi pemasaran bersama meski tidak bertemu.
Selain memanfaatkan pasar daring, pelaku UMKM juga diharapkan memiliki strategi bisnis - baik itu pemasaran, penjualan, atau konsep untuk produk baru - yang berkelanjutan untuk memastikan bisnis tetap bisa berjalan dengan lancar.
Keempat, pastikan tidak ada pekerjaan yang terlewat dengan fitur kalender.
Disiplin soal waktu menjadi salah satu kebiasaan penting yang perlu dimiliki oleh setiap pengusaha. Agar tiap goal bisa tercapai tepat waktu, fitur kalender di Lark juga bisa berfungsi sebagai reminder. Pengguna bisa dengan mudah menentukan waktu deadline baik untuk diri sendiri, maupun tim. Dengan demikian, akan lebih mudah untuk memastikan pekerjaan agar tidak ada yang terlewat.
Kelima, sinkronisasikan surat elektronik dengan mudah.
Asosiasi Pengguna Jasa Internet tahun 2016 menyebutkan setidaknya ada 100 juta pengguna email di Indonesia. Hal ini menunjukkan surat elektronik masih menjadi komponen penting dalam komunikasi profesional.
“ Fitur Lark Mail ini baru saja diluncurkan awal Agustus 2020 yang lalu, sehingga bisa memudahkan koordinasi pekerjaan secara keseluruhan dalam satu platform - Lark. Pengguna juga dapat menautkan akun Gmail mereka dengan Lark untuk menikmati integrasi tanpa batas antara email, messenger, dan drive. Terlebih lagi, hadirnya fitur ini juga dilengkapi dengan kapasitas email sampai dengan 500GB tanpa dipungut biaya apapun,” jelasnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya