Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan
Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?
Tak Jarang Kita Menyesal Karena Tak Bisa Mengelola Uang Dengan Baik.
Dream – Sahabat Dream, kita punya penyesalan dalam hidup. Entah itu, salah pilih jurusan sewaktu kuliah, menjadi `jagoan` ketika masih duduk di bangku SMA atau melanggar lalu lintas. Juga pernah menyesal soal keuangan.
Dilansir dari CheatSheet, Sabtu 18 November 2017, sebuah lembaga keuangan, Claris Financial, membuat survei tentang pendidikan dan pelatihan keuangan pribadi.
Survei ini menyasar kepada 2 ribu responden dari Amerika Serikat. Hasilnya, menunjukkan penyesalan orang dewasa terhadap keuangan, survei ini dianggap masih sesuai dengan kondisi orang dewasa di Indonesia.
Ada lima penyesalan responden terhadap keuangan. Yang pertama, menyesal tak mampu membeli rumah.
Ya, survei ini menyebut rumah merupakan salah satu kebutuhan primer. Namun, responden mengaku menyesal tak bisa membeli hunian. Hal ini disebabkan oleh ketidakmampuan mereka dalam mengelola keuangan. Bahkan, responden ingin memutar waktu ke masa lampau supaya bisa memperbaiki kesalahannya.
![]()
Penyesalan yang kedua, tak pernah merintis bisnis. Memulai bisnis ini memang sebuah keputusan yang besar. Memulai bisnis ini memerlukan modal, waktu, dan kesabaran.
Banyak orang tak mau banting setir untuk berbisnis. Dan banyak pula yang menyesal mengapa tak pernah mau berbisnis. Ada 23 persen responden yang menyesal tak pernah memulai usaha.
![]()
Yang ketiga, tak punya banyak uang untuk kuliah. Bisa mengenyam pendidikan di perguruan tinggi merupakan mimpi bagi mereka yang sudah lulus sekolah menengah atas. Namun, tak jarang juga mereka tak bisa kuliah karena terbentur biaya. Nah, di survei ini, ada 20 persen responden yang menyesal tak punya banyak uang untuk kuliah.
![]()
Keempat, tak bisa membahagiakan orangtua. Responden mengaku menyesal tak bisa membahagikan orang tua mereka, termasuk kebahagiaan di bidang financial. Ada 16 persen responden yang menempatkan penyesalan ini di posisi teratas.
![]()
Penyesalan yang terakhir adalah tak punya cukup waktu untuk pensiun. Ya, umur pensiun seseorang itu rata-rata 65 tahun ke atas. Nah, menjelang masa pensiun, orang-orang harus mempersiapkan diri, termasuk di bidang finansial.

Tapi, banyak orang mengeluh tak punya uang untuk mempersiapkan pensiun karena salah mengelola keuangan. Survei ini menunjukkan ada 11 persen responden yang tak bisa pensiun tepat waktu. (ism)
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?