Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kamu Tetap Bisa Produktif Meskipun Berpuasa, Lho. (Foto: Shutterstock)
Dream – Bekerja dalam kondisi lapar dan haus mungkin membuatmu terasa capai. Atau, merasa produktivitas berkurang ketika puasa. Padahal puasa sebetulnya bukan alasan untuk tidak produktif bekerja.
Dikutip dari Karir.com, Rabu 8 Mei 2019, ada lima tips tetap produktif selama kamu berpuasa.
Pertama, jangan tunda pekerjaan.
Mayoritas kantor memberikan kebijakan pulang lebih awal. Jam pulang setiap kantor bervariasi, antara pukul 15.00—17.00.
Hal ini bertujuan untuk menghargai karyawannya yang menjalankan ibadah puasa demi bisa berbuka puasa di rumah dan sholat tarawih bersama keluarga. Untuk itu, jangan menunda pekerjaan.
Semakin kamu menunda, semakin banyak pekerjaan yang akan dikerjakan pada hari berikutnya. Artinya, waktu bersama keluarga akan berkurang.
Kedua, membaca Alquran.
Manfaatkan momen Ramadhan ini sebagai sarana memperbanyak pahala dengan melakukan aktivitas positif di kantor, seperti mengaji di waktu istirahat atau sehabis sholat. Untuk kamu yang menginginkan khatam Qur’an, namun belum kesampaian karena kesibukan, inilah saatnya.
Ketiga, hindari bergosip.
Makna berpuasa adalah untuk menahan hawa nafsu. Hawa nafsu ini beragam jenisnya, dari menahan lapar dan haus, menahan emosi, menahan lisan agar tidak terucap kata yang menyakitkan.
Terkadang tanpa disadari saat bercanda dengan rekan kerja, ujung-ujungnya jadi bergosip. Sebaiknya hindari bergosip, selain dapat merusak ibadah puasa, hal ini juga membuang waktu dan mencerminkan siapa kamu di mata rekan kerja.
Keempat, kamu bisa menjadikan rekan kerja sebagai sumber pahala.
Momen Ramadhan selalu dikaitkan dengan bulan penuh ampunan dan bulan penuh berkah. Bahkan, bekerja saat Bulan Ramadhan sudah terhitung sebagai ibadah. Beribadah tidak hanya dilakukan antara manusia dengan-Nya, tetapi juga manusia dengan manusia.
Dengan memelihara hubungan baik dengan rekan kerja, menahan amarah, serta berbagi saat rekan kerja membutuhkan bantuan, merupakan sumber pahala bagi kamu yang ikhlas.
Kelima, menjaga stamina dengan pola hidup yang baik.
Bagaimana pola hidup yang baik itu? Setiap orang bisa saja berbeda menafsirkannya. Sebagian menafsirkan dengan tidur cukup, makan teratur, minum vitamin dan berolahraga.
Bagaimana melakukan olahraga di bulan puasa? Sehabis sahur, kamu bisa lakukan olahraga kecil seperti senam kecil. Perbanyak makan buah, sayur-sayuran, konsumsi vitamin dan air putih saat sahur agar stamina terjaga seharian. Saat di kantor usahakan banyak bergerak, jangan hanya duduk dan diam di tempat.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya