Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Ilustrasi Rumah Bekas.
Dream – Sahabat Dream, memiliki hunian sendiri merupakan impian bagi setiap orang. Namun, harga hunian baru yang melangit saat ini membuat orang pikir-pikir untuk membeli rumah.
Tak jarang dari mereka melirik rumah bekas. Ya, membeli rumah seken ini menjadi alternatif untuk memenuhi kebutuhan hunian. Selain harganya lebih miring daripada rumah baru, keunggulan lainnya membeli rumah bekas adalah rumah itu bisa langsung dihuni.
Sahabat Dream, membeli rumah bekas pun ada triknya. Dilansir dari keterangan tertulis situs jual beli properti, Lamudi, Jumat 4 Agustus 2017, ada enam tips yang bisa dilakukan ketika membeli rumah bekas.
Pertama, membeli rumah tanpa perantara. Lebih baik membeli hunian bekas langsung kepada pemiliknya supaya bisa bertanya langsung kepada pemiliknya, misal alasan rumah dijual dan kondisi rumah. Keuntungan lainnya adalah bebas melakukan negosiasi sehingga rumah bekas bisa didapat dengan harga yang lebih murah karena penjual tidak menggunakan perantara.
Kedua, pilihlah broker yang tepat. Jika terlanjur jatuh cinta pada sebuah rumah dan harus membelinya melalui perantara, pastikan broker itu bisa dipercaya. Sahabat Dream bisa bertanya kepada relasi tentang broker yang tepercaya atau bisa menggunakan jasa perantara properti yang sudah terkenal dan punya kredibilitas tinggi. Mereka biasanya akan memberikan pelayanan untuk menguruskan dokumen jual beli dan membantu mengurus KPR jika ingin membeli rumah secara kredit.

Ketiga, mengetahui usia bangunan rumah. Nah, umur rumah juga berpengaruh terhadap harga rumah yang akan dibeli. Jika kurang dari 10 tahun, rumah itu tergolong baru. Usia 10 tahun-20 tahun tergolong sedang, sedangkan usia 20 tahun ke atas sudah termasuk tua. Jika rumah pernah diperbaiki, bisa ditanyakan kapan terakhir rumah direnovasi. Yang bisa diketahui adalah kualitas bahan, tipe struktur, dan kualitas pengerjaannya. Rumah yang semakin tua tentu kualitasnya semakin turun. Jika berminat, uang berlebih pun perlu dipersiapkan untuk renovasi.
Keempat, perhatikan lingkungan rumah. Lingkungan sangat penting diperhatikan, sehingga Anda merasa nyaman dan aman ketika tinggal di rumah tersebut. Akses jalan juga bisa dipertimbangkan jika membutuhkan jalan yang luas untuk parkir kendaraan.

Kelima, periksalah kelengkapan legalitas. Sahabat Dream harus mencermati sertifikat rumah atau sertifikat hak milik (SHM), sertifikat izin mendirikan bangunan (IMB), bukti pembayaran pajak, dan lain-lain. Jangan lupa memastikan nama yang tertera di sertifikat sama dengan nama penjual rumah. Jika tidak sama, mintalah untuk segera balik nama. Tahapan ini sangat penting karena menyangkut hukum kepemilikan. Jangan sampai muncul perselisihan di kemudian hari.
Keenam, cek harga pasaran rumah. Untuk pertimbangan Anda sebelum membeli rumah bekas, Anda bisa mengecek berapa harga pasaran di suatu daerah. Dengan begitu, ada patokan harga untuk tawar-menawar. (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam