BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
Ilustrasi Uang
Dream - Kehidupan orang-orang super sukses secara finansial memang selalu menarik diikuti. Dari kisah sukses bisnis hingga kehidupan sehari-hari terus jadi buruan para pencari informasi. Namun dibalik gelimang harta, para miliarder juga harus berhadapan dengan mitos keliru yang subur merebak di masyarakat.
Begitu banyak orang yang meyakini bahwa kalangan super kaya hidup dari harta warisan, menempuh pendidikan di universitas supermahal, memiliki kapal super mewah atau jet pribadi, atau lolos dari dampak ekonomi dengan mulus.
Semua anggapan-anggapan ini seolah musnah setelah muncul laporan khusus yang dibuat oleh perusahaan prospeksi dan pemeringkat kekayaan, Wealth-X. Bekerjasama sama dengan UBS, Wealth-X memastikan mitos-mitos tersebut tidak selamanya benar.
Laporan Wealth-X seperti dikutip Dream, Jumat, 13 Juni 2014, menyebutkan hanya ada 19 dari populasi orang super kaya yang sepenuhnya mewarisi kekayaan dari orang tuanya. Namun, 65 persen orang super kaya justru berhasil menciptakan kekayaan mereka sendiri. Dari populasi miliarder yang sukses dari bisnis sendiri, sekitar 16 persen mewarisi kekayaan sekaligus menumbuhkan nilai kekayaan melalui entrepreneurship.
Kalangan masyarakat super kaya dengan aset aset minimal US$ 30 juta, yang mewarisi kekayaan dari orang tua, umumnya hanya memiliki rata-rata kekayaan bersih lebih rendah (US$ 130 juta) dari rekan-rekannya yang membuka usaha sendiri (US$ 142 juta).
Temuan menarik lainnya adalah orang super kaya yang memiliki cukup uang untuk membeli kapal pesiar mewah jumlah cuma sedikit. Para miliarder berpikir ulang mengeluarkan uang US$ 10 juta untuk biaya perawatan. Anggaran ini belum termasuk biaya bahan bakar dan biaya lainnya.
Besarnya biaya membeli dan memelihara sebuah jet pribadi atau kapal pesiar mewah membuat banyak orang super kaya akhirnya memutuskan menyewa saja, baik itu kelas 1 atau kelas bisnis.
Berikut adalah delapan mitos umum tentang orang super kaya:
1 . Orang terkaya di dunia mewarisi kekayaan dari orang tua mereka.
2. Mayoritas orang super kaya adalah pekerja bankir investasi.
3. 'Kebanyakan technopreneur adalah pemuda putus sekolah usia 20 tahunan yang memakai baju hoodie'
4. 'Seseorang harus masuk universitas mahal dan terkenal untuk menjadi orang super kaya'
5. Orang kaya kebal terhadap siklus ekonomi
6. Populasi orang super kaya Cina tumbuh lebih cepat dari negara lain
7. Orang kaya tidak memberikan kontribusi
8. Semua orang super kaya kemana-mana dengan jet pribadi dan memiliki superyacht
Menurut laporan Wealth-X and UBS World Ultra Wealth Report, ada 199.235 orang super kaya pada tahun 2013 di seluruh dunia. Dan jika kekayaan mereka digabung, nilainya bisa mencapai US$27.7 triliun.
Advertisement
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
