Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Pembunuhan. (Sumber: Sewarga.com)
Dream - Sepasang suami istri (pasutri) tewas dikapak oleh pemilik warung di Mainpuri, Uttar Pradesh, India. Alasannya, mereka tak bisa membayar utang sebanyak 90 sen.
Dilansir dari mynewshub, Selasa 2 Agustus 2016, korban bernama Bharat (45 tahun) dan Mamta (41 tahun) meminta tenggang waktu kepada pemilik warung, Ashok Misra, untuk membayar utang tersebut.
Keduanya berjanji untuk menggunakan upah yang diperoleh untuk membayar utangnya.
" Ketika pemilik warung itu, Ashok Mishra, berteriak meminta uangnya, pasangan itu berjalan ke lapangan," kata seorang saksi, Nadeem.
Nadem mengatakan Ashok langsung masuk ke rumah dan keluar sambil membawa kapak. Pemilik warung itu kemudian.....
© Dream
Pemilik warung itu memukul Bharat berulang-ulang dan turut menyerang Mamta ketika wanita ini mencoba menyelamatkan suaminya.
" Pasangan itu meninggal dunia di tempat kejadian," kata dia.
Peristiwa itu sontak menggegerkan warga Uttar Pradesh. Warga mengepung rumah Ashok dan hendak menghakimi Ashok. Beruntung polisi datang dan menangkap dia dan istrinya.
Pasturi ini memang punya utang puluhan sen untuk membeli tiga bungkus biskuit. Makanan ringan ini dibelikan untuk tiga anak mereka yang masih berusia 8 tahun, 9 tahun, dan 11 tahun. Tak disebutkan dengan jelas apa profesi dua korban ini. (Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya