Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ada Influencer Yang Ketahuan Menginjak Kursi MRT Jakarta.
Dream – Foto Aqsa Aswar, atlet nasional peraih medali emas Asian Games cabang olahraga jetski menjadi viral di sosial media. Aqsa bersama tiga influencer lainnya menjadi buah bibir setelah perilakunya di dalam kereta Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta.
Aksi yang dinilai tidak pantas itu saat posenya naik ke atas kursi penumpang, ketika uji coba MRT dari Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta.
Fotonya masih tersebar di media sosial. Ada dua foto yang menunjukkan Aqsa naik kursi MRT.
Foto pertama, saat Aqsa naik ke atas kursi sambil tangannya sedikit menggelantung. Tampak seorang influencer pria mendampingi Aqsa.
Foto kedua, sedang bersama tiga orang influencer lainnya. Di kedua foto itu, Aqsa terlihat naik kursi sambil berpegangan di tali pegangan kereta.
Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta, Muhammad Kamaluddin, mengatakan kejadian ini bermula ketika Aqsa dan para influencer lainnya diundang Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mencoba MRT Jakarta. Kejadiannya berlangsung pada Senin, 28 Januari 2019.
“ Kami mendukung acara itu karena untuk sosialisasi program MRT dan progress kereta kami,” kata Kamaluddin saat berbincang dengan Dream, Selasa 29 Januari 2019.
Pihak MRT telah menjelaskan tata tertib di kereta dan brosurnya kepada para penumpang. Ketika kejadian berlangsung, pihaknya beda kereta dengan Aqsa.
“ Kami di kereta 3, influencer itu di kereta 6,” kata Kamaluddin.
Ketika ketahuan naik-naik kereta, Kamaluddin mengatakan staf MRT langsung menegurnya dan meminta Aqsa untuk tidak mengunggah foto itu di media sosial. Namun, foto itu tetap beredar di jejaring sosial. Pihak MRT menegur Aqsa via jejaring sosial.
“ Jadi, ditegur dua kali,” kata dia.
Kamaluddin mengatakan kejadian ini menjadi pembelajaran bagi masyarakat untuk berperilaku dalam menggunakan kereta MRT. Pihaknya akan memperbanyak staf MRT serta CCTV di stasiun dan kereta untuk bisa mengawasi penumpang.
“ Perilaku penumpang akan dipantau,” kata dia.
Kamaluddin juga berharap ada budaya saling mengingatkan yang tumbuh. Dengan begitu, masyarakat bisa mengingatkan penumpang yang berperilaku tidak baik ketika menggunakan MRT Jakarta.
“ Kalau perilaku yang kurang baik, ditegur,” kata dia.
Melalui akun Instagramnya, @aqsaaswar, atlet jetski peraih emas Asian Games 2018 ini meminta maaf. Aqsa menyebut miskomunikasi dengan pihak MRT Jakarta.
Dia juga berjanji takkan melakukannya kembali.
“ Saya minta maaf atas keresehan yang terjadi karena foto saya di kunjungan MRT. Sebelumnya, ingin menjelaskan bahwa memang ada miscommunication. Sekali lagi saya minta maaf jika apa yang saya lakukan itu tidak pantas dan tidak akan saya ulangi lagi. Thank you,” tulis Aqsa.

(ism)
Sutan Aqsa Aswar berhasil mempersembahkan medali emas untuk Indonesia lewat cabang olahraga Jetski nomor Endurance Runabout Open dalam ajang Asian Games 2018.
Seperti dilansir Liputan6.com, Ia berhasil mendominasi total poin setelah menyingkirkan lawan berat dari Korea Selatan, Uni Emirat Arab (UEA), dan Thailand, di Jetski Indonesia Academy, Ancol, Jakarta Utara, Minggu (26/8/2018).

Sebelum meraih kemenangan, Aqsa sempat mengalami proses jatuh bangun terlebih dahulu. Ia sempat berada di posisi ke-tiga di Moto 2 dengan poin 368. Ia tersalip oleh Jinwon Kim dari Korea dan Ali Allanjawi dari UEA. Namun, pada akhirnya di Moto 3 penentuan, Aqsa mampu pegang kendali dan finish di posisi ke-dua dengan poin 375. Total poin 1.143 akumulasi tiga babak (Moto 1-3) membuatnya berhak akan medali emas.
Keberhasilan ini berkat optimisme dan perjuangan tiada kenal menyerah demi Indonesia tercinta. Permasalahan yang sempat terjadi di mesin jetskinya dapat diatasi dengan sempurna berkat kerja tim mekanik yang sigap bekerja usai Moto 1.
Aqsa yakin, jika jetski tiada kendala maka emas dapat diraih.
" Sejak kemarin saya optimis, mekanik bekerja dengan baik untuk cek terus kondisi jetski dan sekarang terbukti. Terima kasih untuk dukungan dan doanya," ujarnya.
Sementara itu, di nomor Runabout Limited, Aqsa membawa pulang medali perunggu. Sang kakak, Aero Sutan Aswar, berhasil meraih medali perak. (ism, sumber: Liputan6.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya