Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ada Penumpang Keluarga Yang Diturunkan Dari Pesawat Karena Masalah Bau Badan. (Foto: Shutterstock/ilustasi)
Dream – Biasanya maskapai penerbangan akan memaksa penumpang turun dari pesawat jika dianggap membuat kegaduhan yang bisa membahayakan penerbangan. Namun kali ini alasan tindakan tegas maskapai ini benar-benar berbeda.
Maskapai American Airlines diketahui menurunkan satu keluarga di Bandara Internasional Miami, Amerika Serikat. Mereka bukan membuat kegaduhan di dalam kabin. Namun kehadiran mereka dianggap `mengganggu` penumpang lain.
Satu keluarga ini diturunkan karena mengeluarkan aroma badan yang tidak enak.
Dikutip dari Mirror, Senin 28 Januari 2019, insiden itu terjadi pada Rabu pekan lalu. Saat itu, penumpang bernama Yosi Adler dan istrinya, Jennie, hendak terbang dari Miami ke rumah mereka di Detroit, Amerika Serikat. Ketika pesawat hendak lepas landas, staf bandara mengusir mereka dan anaknya yang berusia 19 bulan. Ketiganya dipaksa turun karena badannya bau.
Adler bersikeras mereka tidak bau badan. Justru konsultan bisnis ini menganggap keluarganya diusir karena merupakan orang Yahudi.
“ Tiba-tiba, begitu mereka melepas kami, mereka menutup pintu dan kemudian mereka berkata, 'Maaf Pak, beberapa orang mengeluhkan bau badan anda dan kami tidak bisa mengizinkan Anda untuk kembali’,” kata Adler kepada WPLG Local 10 News.
Adler mengatakan sang istri kebingungan. Saking bingungnya, sampai-sampai mereka meminta orang-orang di bandara untuk memastikan apakah keluarganya berbadan bau.
Adler mengatakan maskapai akan mengembalikan barang-barangnya setelah dikeluarkan dari pesawat. Tapi, itu tidak terjadi.
Barang bawaannya justru ditinggal di dalam pesawat, termasuk kursi mobil untuk bayi dan kereta dorong.
Pihak maskapai pun akhirnya angkat bicara tentang kasus Adler.
“ Adler dan istrinya dikeluarkan dari pesawat ketika beberapa penumpang mengeluh terhadap bau badan keluarganya,” kata maskapai.
Perusahaan ini menyebut keluarga Adler telah diberikan akomodasi dan kupon makan. Plus, mendapatkan tiket penerbangan untuk keesokan harinya di Detroit.
Meskipun demikian, Adler menganggap maskapai ini menurunkan mereka karena mereka orang Yahudi. Dalam sebuah video yang memperlihatkan sang ayah berbicara dengan marah kepada staf bandara setalah dikeluarkan dari pesawat. Dia berkata “ Ada alasan agama mengapa mereka mengeluarkan saya dari pesawat. Kemudian penumpang ini berkata, “ Kami tidak memiliki bau. OK?”
(Sah, Laporan: Ratih Permata Sari)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya