Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Dream - Penurunan uang muka syariah yang diatur lewat pelonggaran loan to value (LTV) dan financing to value (FTV) oleh Bank Indonesia (BI), diakui bakal merangsang minat masyarakat dalam membeli rumah.
Meski berdampak positif, Pelaksana Tugas Direktur Utama BNI Syariah, Imam T. Saptono menilai efek yang muncul tak terlalu signifikan. BNI Syariah saat ini memang getol menggenjot bisnis KPR BNI Syariah.
" Pada dasarnya, sih, akan berdampak, tapi tidak terlalu signifikan," kata dia usai acara " Sinergi Melecut Keuangan Syariah" di Jakarta, Selasa 21 Juni 2016.
Imam mengatakan pembiayaan rumah BNI Syariah per Mei 2016 telah mencapai Rp500 miliar. Angka ini lebih rendah daripada angka pembiayaan rumah pada Mei 2015 yang sebesar Rp700 miliar-800 miliar. Angka pembiayaannya turun 10-20 persen.
Kebijakan baru BI yang baru berlaku pada semester II ini, diharapkan Imam, bisa menutup gap antara pertumbuhan pembiayaan rumah tahun ini dengan tahun lalu.
" Kalau ada aturan ini, dia akan menjaga pertumbuhan itu. Tapi, pertumbuhan (pembiayaan rumah) tahun ini akan lebih rendah atau tidak lebih dari pertumbuhan tahun lalu," kata dia.
Imam memperkirakan, aturan baru batas minimal uang muka ini kemungkinan baru akan terasa pada tahun 2017. Pelonggaran LTV dan FTV ini bisa mengerek pembiayaan rumah hingga 20 persen. " Baru akan terasa pada 2017, akan full kerek 20 persen," kata dia.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan