Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dirut BNI Syariah, Imam Teguh Saptono
Dream - Kementerian BUMN melempar wacana akan membentuk dua bank syariah. Nantinya, PT Bank Syariah Mandiri (BSM) digabung dengan PT BRI Syariah sementara PT BNI Syariah Indonesia bersama dengan Unit Usaha Syariah PT Bank Tabungan Negara.
Menanggapi wacana tersebut, BNI Syariah mengaku belum mendapatkan instruksi dari pemegang sahamnya, PT Bank Negara Indonesia (Tbk).
" Itu domain pemegang saham. Kami belum mendapatkan instruksi lebih lanjut tentang rencana itu," kata Direktur Utama BNI Syariah, Imam Teguh Saptono, di sela-sela acara " Silaturahmi dan Sosialisasi dan Silaturahmi Fatwa DSN MUI Periode 2016-2017" di Wisma Antara, Jakarta, Selasa 21 Maret 2017.
Menurut Imam, perusahaan menyambut baik rencana Kementerian BUMN menggabungkan bank syariah. Apalagi rencana itu disiapkan untuk memperkuat industri keuangan syariah dan menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN. Sekadar informasi, MEA untuk perbankan akan dimulai pada 2020.
" Kami menyambut baik dalam konteks menguatkan industri keuangan syariah ke depan dan (menghadapi) MEA," kata dia.
Selain lewat merger, Kementerian BUMN juga akan meminta keempat bank BUMN syariah untuk bekerja sama mencari investor, termasuk investor Timur Tengah. Alasannya, mereka terlebih dahulu mengembangkan bank syariah.
Usulan pemerintah tersebut ditanggapi positif BNI Syariah. Menurut Imam langkah penguatan bank syariah memang tidak hanya bisa dilakukan lewat penggabungan bank. Bank syariah harus bisa mendapat suntikan modal.
" Harapannya, tidak hanya penggabungan, tetapi juga penambahan modal. Bisa didapat dari IPO atau strategic partner," kata dia. (Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya