Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Foto Ilustrasi/Merdeka.com)
Dream - Banyak beredarnya informasi yang menyebut mobil dengan transmisi matik akan mengalami kerusakan, jika dipindahkan dengan cara didorong atau diderek dalam keadaan mesin mati
Informasi tersebut tentunya membuat cemas pengendara mobil. Lalu apakah benar?
Kepala Bengkel Astra Daihatsu Harapan Indah, Bekasi, Ismail, menjelaskan kekhawatiran itu bermula dari pemahaman bahwa pelumasan komponen-komponen di transmisi matik sangat mengandalkan cairan hidrolis (minyak transmisi otomatis).
Memang benar, peredaran cairan hidrolis untuk melumasi komponen-komponen dalam transmisi sangat membutuhkan pompa hidrolis yang baru bekerja saat mesin hidup.
Meski begitu, bukan berarti transmisi akan rusak jika mobil dipindahkan ke tempat lain (didorong atau diderek) dalam keadaan mesin mati.
Kata Ismail, usahakan didereknya bagian yang tidak berhubungan dengan gigi percepatan.
" Misalnya sedan, itu penggerak roda depan, diusahakan yang diderek yang depan. Karena yang dibelakang kan gak ada yang menggerakan. Itu pun jika diderek dengan kecepatan maksimal 60 km per jam," ujar Ismail saat berbicang dengan Dream, akhir pekan lalu.
Dia menambahkan, ketika diderek dengan kecepatan melebihi batas ketentuan yang telah ditetapkan oleh tipe kendaraan masing-masing, maka perputaran ban akan berbalik dengan penerusnya.
" Sehingga ke transmisi itu dapat merontokan gigi transmisinya. Saat didorong atau diderek, dipastikan juga posisi tuas transmisi pada posisi N (Netral)," imbuhnya.
Untuk sekadar didorong atau digeser dari tengah jalan ke tepi jalan, atau tempat yang lebih aman, tidak akan ada pengaruh apa-apa terhadap kondisi transmisi matik.
(Laporan: Awalendi Ema Pajarini)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya