Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Bantu UMKM Modal Rp2,4 Juta, Jokowi: `Semoga Dagangnya Bisa Laku`

Reporter : Syahid Latif
Selasa, 14 Juli 2020 12:47
Bantu UMKM Modal Rp2,4 Juta, Jokowi: `Semoga Dagangnya Bisa Laku`
Jokowi berpesan agar para pelaku usaha tidak turun semangatnya di tengah pandemik Covid-19

Dream - Presiden Joko Widodo menyerahkan bantuan modal kerja darurat senilai Rp2,4 juta kepada setiap pengelola Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di masa pandemik Covid-19.

Penyerahan Bantuan Modal Kerja (BMK) tersebut diserahkan lagsung Presiden di halaman tengah Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 13 Juli 2020.

“ Semoga dengan bantuan ini nantinya Bapak-Ibu bisa menambah dagangannya, omsetnya juga bisa laku lebih baik,” tutur Presiden dikutip Dream dari laman Setkab.go.id, Selasa, 14 Juli 2020.

Menurut Jokowi, kondisi Pandemik Covid-19 saat ini memang Kepala Negara menyampaikan telah mengetahui bahwa kondisi saat ini sangat berat, tetapi ingin para pedagang tetap bekerja keras dalam berusaha di bidang masing-masing.

“ Tidak usah, tidak usah turun semangatnya, harus tambah semangatnya. Karena kondisi ini sekali lagi memang harus kita hadapi,” imbuh Presiden menyemangati.

Menurut Presiden, bantuan modal kerja yang diberikan kali ini jumlahnya tidak besar yakni sekitar Rp2,4 juta dan meminta kepada para pengusaha untuk diterima sebagai tambahan modal kerja.

Untuk melihat efektivitas pemberian BMK tersebut, presiden Lebih lanjut, Presiden menyampaikan akan mengecek kembali 3 atau 4 bulan ke depan.

“ Insyaallah juga sudah berada pada kondisi yang normal lagi. Syukur lebih baik dari yang normal yang lalu, itu yang kita harapkan,” kata Jokowi.

Ditegaskan presiden, program ini baru dimulai dan diharapkan suatu saat jutaan pedagang kecil yang akan mendapat bantuan tersebut.(Sah)

1 dari 1 halaman

Realisasi Anggaran Covid-19 Langsung Naik Sehabis Jokowi `Ngomel`

Dream - Kejengkelan Presiden Joko Widodo pada kinerja anggota dalam penanganan Covid-19 langsung mendapat respons para menteri. Setidaknya anggaran untuk penanganan pandemik Corona di Indonesia langsung naik menjadi 4,7 persen atau senilai Rp87,5 triliun.

" Waktu Presiden viral itu, waktu itu masih sekitar 1,5 persen. Sekarang sudah mulai naik,” ungkap Wakil Menteri Keuangan Suahasil dalam diskusi Breakfast Forum Strategi Pemerintah dan Dunia Usaha di Fase New Normal, Jumat, 10 Juli 2020.

Laporan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat realisasi anggaran penanganan Covid-19 untuk sektor kesehatan telah digunakan 6,71 persen dari alokasi Rp87,55 triliun.

Sementara relisasi anggaran perlindungan sosial sudah mencapai 36,84 persen dari Rp203,90 triliun. " Ini karena programnya itu memang sudah jalan, jadi tinggal menambahkan aja,” ungkap Suahasil.

Di sektor K/L dan Pemda, anggaran penanganan Covid-19 yang sudah terealisasi mencapai 5,18 persen dari alokasi Rp106,11 triliun, UMKM 24,41 persen dari total alokasi Rp 123,46 triliun, pembiayaan korporasi masih dalam proses dengan aplikasinya sebesar Rp 53,57 triliun, serta insentif usaha telah terealisasi 11,17 persen dari alokasi anggaran sebesar Rp 120,61 triliun.

“ Untuk bantuan sektoral Pemda sekitar udah sekitar 5 persen, UMKM udah sekitar 24 persen korporasi lagi kita urus, dan insentif pajak baru 11 persen,” kata dia.

(Sah, Liputan6.com)

Beri Komentar