7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Intip Cara Mengelola Keuangan Ala Jonathan End (kanan). (Foto: Akun Instagram @jonathanend)
Dream – Salah satu cara untuk mencapai tujuan finansial adalah berinvestasi dan menabung. Cara ini juga mulai diterapkan seorang content creator dan influencer, Jonathan End.
Sebelum membuat anggaran keuangan, Jonathan biasanya akan membuat goal atau tujuan terlebih dahulu . “ Harus ada tujuan uang dikeluarkan,” kata Jonathan dalam acara konferensi pers virtual Peluncuran Inovasi Terbaru Jenius “ Moneytory”, ditulis Jumat 26 Juni 2020.
Dalam mengatur keuangan pribadinya, pria pemilik 137 follower di akun Instagramnya itu konsisten menggunakan metode 50:30:20. Dikatakan bahwa pembagian keuangan ini dialokasikan untuk pos pengeluaran, investasi, serta gaya hidup.
“ (Pembagiannya) 50 persen pengeluaran, 30 persen masuk ke tabungan dan investasi, dan 20 persen sisanya ke lifestyle. (Misalnya), buat beli baju dan sepatu,” kata dia.
Selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Jonathan mengaku alokasi untuk investasi memang menjadi lebih besar. Sebagian besar anggaran gaya hidup dialihkan ke pos tabungan.
Jonathan mengaku langsung memisahkan 30 persen penghasilannya setelah menerima pemasukan. Misalnya dia mendapatkan pemasukan Rp10 juta dan langsung dialokasikan Rp3 juta ke tabungan dan investasi.
“ Jangan nanti-nanti. Keburu habis,” kata dia.
Kemudian, sisanya Rp7 juta digunakan untuk bujet pengeluarannya menjadi Rp7 juta. “ Ini bisa lebih hati-hati dan menentukan pengeluaran ke depan. Ini bisa menciptakan financial habit yang bagus,” kata dia. (Sah)
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?