Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Transaksi Dengan Digital Banking. (Foto: Shutterstock)
Dream – Pada awal Juni 2020, bank digital milik BTPN, Jenius, menerima keluhan seorang nasabah yang mengaku mengalami pembobolan rekening. Nasabah itu menyebut saldo Rp3,2 juta raib karena transaksi tak dikenal.
Kurang dari sebulan setelah dilakukan penyelidikan, manajemen BTPN akhirnya berhasil mengungkap misteri uang raib nasabahnya tersebut.
Digital Banking Head Bank BTPN, Irwan Tisnabudi, mengatakan hasil investigasi menunjukan kasus yang dialami nasabah tersebut bukan akibat peretasan data.
“ Kami sudah melakukan investigasi dan bertemu dengan nasabah. Ternyata, kartunya digunakan oleh suaminya,” kata Irwan dalam konferensi pers virtual Peluncuran Inovasi Terbaru Jenius “ Moneytory”, Kamis 25 Juni 2020.
Irwan mengatakan suami nasabah yang bersangkutan itu telah menggunakan kartunya untuk melakukan pendaftaran di salah satu e-commerce. “ Tidak ada peretasan data dan issue system di Jenius,” kata dia.
Bank digital ini dirilis pada 2016. Untuk fitur keamanan, BTPN membekali Jenius dengan beragam teknologi, seperti OTP, sidik jari, dan PIN. Nasabah pun diminta untuk ikut serta menjaga keamanan rekeningnya.
Untuk data-data penting, Irwan meminta nasabah untuk menjaga keamanannya misalnya tidak memberitahukan kepada orang lain.
“ Jangan sampai ke-expose oleh orang lain. Hati-hati juga dengan oknum yang mencoba mengetahui informasi itu,” kata dia. (Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya