Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Belanja Online, Kartu Gesek Lebih Diminati Dibanding COD

Reporter : Ervina
Rabu, 26 November 2014 12:31
Belanja Online, Kartu Gesek Lebih Diminati Dibanding COD
Menjamurnya penggunaan kartu kredit untuk aktivitas belanja online membuat sistem bayar di tempat mulai ditinggalkan.

Dream - Sebagai salah satu bisnis yang potensial, kehadiran situs belanja online (e-commerce) kian diminati pengguna internet Indonesia. Tingkat kepercayaan dan loyalitas pun kian terbentuk seiring dengan kualitas layanan yang diberikan oleh perusahaan e-commerce.

Sampai kini, para penikmat belanja online masih menjadikan alat pembayaran sebagai salah satu hal perhatian utama. Para pengguna kini lambat laun mulai meninggalkan sistem pembayaran Bayar di Tempat atau Cash-on-Delivery (COD). 

Muhamad Arif, Feature & Marketing Campaign Manager dari situs jual beli Bhinneka mengakui sejumlah pemain bisnis e-commerce kini memilih menggandeng bank untuk meningkatkan pembayaran baik melalui transfer uang tunai maupun kartu kredit.

" Untuk Bhinneka sendiri awal memang ada sistem COD, tapi kondisi sekarang rasanya kurang memungkinkan. Pembeli lebih banyak pakai metode pembayaran transfer dan kartu kredit," kata Muhamad Arif selaku Feature & Marketing Campaign Manager Bhinneka di acara Festival Belanja Online 2014 di Jakarta, Selasa, 25 November 2014.

Untuk di Bhineka sendiri, Arif menyebut penggunaan kartu kredit sebagai metode pembayaran meningkat sekitar 10 persen dibandingkan tahun lalu. Bahkan sekitar 60 persen transaksi di Bhinneka.com dilakukan menggunakan kartu kredit.

" Pembayaran melalui kartu kredit sekarang lebih mendominasi, sementara sisanya melalui transfer, e-banking atau sms banking," ungkapnya.

Selain melalui pemasaran online, Bhinneka juga telah memiliki toko fisik guna memudahkan pembeli melakukan transaksi jual beli. Untuk hal ini, Arif menyebut metode pembayaran dan banderol harga berbeda antara toko offline dan online.

" Perbedaan tersebut tak lepas dari pajak dan sewa tempat untuk toko offline, sementara untuk pemasaran online hal tersebut kan tidak ada," ucap Arif lagi.

Beri Komentar