Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Realisasi pembangunan di kota-kota negara besar jauh di bawah target. Terjadi peningkatan biaya untuk menjalankan pembangunan dan penciptaan lapangan pekerjaan. Demikian disampaikan beberapa pengamat ekonomi seperti yang dikutip dari Arab News, Selasa, 25 November 2014.
Mereka mengatakan banyak kota perlu diberdayakan untuk diversifikasi perekonomian negara, pembangunan berkelanjutan di semua wilayah, dan penciptaan lapangan kerja bagi angkatan kerja baru setiap tahun.
" Dewan Ekonomi telah memperingatkan the Saudi Arabian General Investment Authority untuk mempercepat pembangunan kota-kota ekonomi karena dapat memberikan keuntungan ekonomi bagi negara," ujar ekonom di Taif University, Salem Bajajh.
Dia menambahkan pembangunan mega proyek dapat menyerap ratusan tenaga kerja, seperti mega proyek di Arab yang bisa menyerap sekitar 600 ribu tenaga kerja. Untuk itu, pemerintah perlu menyiapkan kemampuan para tenaga kerja baru guna mempercepat pembangunan ini.
Kementerian Pendidikan Tinggi sudah mulai menambahkan program baru di universitas dan perguruan tinggi untuk mempersiapkan lulusannya pada proyek pembangunan pemerintah.
" Saya berpikir proyek-proyek pembangunan pemerintah berjalan lambat karena adanya kesenjangan antara aspirasi dan rencana, serta pelaksanaannya di lapangan," ujar pengamat ekonomi lain Fadel Albuainain.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya