Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Dari laporan terbaru Juniper Research disebutkan lebih dari dua miliar pemilik ponsel atau tablet akan melakukan transaksi mobile pada akhir 2017, jumlah tersebut naik dari 1,6 miliar tahun ini.
Dalam laporan yang dikutip dari CPIfinancial.net, Selasa, 25 November 2014 itu, disebutkan konsumsi jasa layanan mobile seperti perbankan, pengiriman uang dan pembelian barang dan jasa melonjak drastis. Hal itu disebabkan karena banyak konsumen yang migrasi dari menggunakan komputer desktop atau menjadi pengguna e-Commerce untuk pertama kali melalui ponsel pintar atau tablet mereka.
Ditemukan pula bahwa di sejumlah pasar negara maju, perangkat mobile akan menyumbang lebih dari setengah transaksi online dalam waktu lima tahun.
Laporan berjudul Mobile Commerce Markets: Key Sector Strategies, Opportunities & Forecasts 2014-2019 itu juga mengungkapkan bahwa sementara contactless payment belum begitu mendapat tempat selain di Jepang dan Korea Selatan, Apple Pay diharapkan mendapat momentumnya yang nyata. Laporan itu juga menyebutkan saat inilah kesempatan bagi penyedia perangkat mobile untuk menawarkan inklusivitas keuangan melalui penyediaan dompet mobile di pasar yang bertumbuh sehingga memungkinkan layanan di luar pembayaran seperti tabungan dan asuransi mikro.
Sementara itu, laporan itu juga menyoroti potensi media sosial dalam mempercepat penggunaan perangkat mobile dalam bisnis. Menurut laporan Dr Windsor Holden, pemegang merek dan penjual seharusnya bisa mengintegrasikan penawaran mereka melalui media sosial semacam Facebook dan FourSquare. Integrasi tersebut mampu menawarkan jangkauan luas yang menyasar pada pengguna demografis tertentu.
Laporan juga merekomendasikan adanya integrasi operator billing dengan situs-situs untuk mendapatkan uang dari konten digital yang umumnya memiliki basis pengguna yang luas. Penemuan lainnya menyebutkan bahwa dalam melakukan transaksi online konsumen sangat memperhatikan tingkat keamanan.
Tingkat transaksi mobile di negara berkembang relatif masih rendah, namun nilai konsumen sudah mulai membaik. Hal itu ditandai dengan mulai beralihnya konsumen dari sekedar membeli ring tone ke konten digital yang biasanya diselipkan dalam software ponsel pintar mereka.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya