Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya
Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?
Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai
Ilustrasi Lowongan Kerja. (Foto: Shutterstock)
Dream - Sri Lanka belum lama ini membuka lowongan kerja. Namun, lowongan itu membuat orang bergidik. Ya, lowongan kerja yang dimaksud adalah eksekutor alias algojo bagi pengedar narkoba.
Dikutip dari ABC News, Rabu 27 Februari 2019, Presiden Sri Lanka, Maithripala Sirisena, mengatakan, pemerintah akan membuka kembali hukuman gantung untuk pertama kalinya dalam 40 tahun lebih. Hukuman ini akan diberikan untuk pelanggaran narkoba.
Iklan ini diterbitkan di sebuah surat kabar lokal dan mensyaratkan pelamar adalah laki-laki Sri Lanka. Usianya di kisaran 18 tahun hingga 45 tahun serta sehat mental dan fisik. Plus, yang bersangkutan harus memiliki moral yang baik.
Lowongan ini berada di layanan penjara. Para algojo ini akan mendapatkan gaji sebesar 36.130 rupee (Rp7,15 juta). Gaji ini berada di atas rata-rata PNS Sri Lanka.
Sekadar informasi, eksekusi terakhir di Sri Lanka adalah 43 tahun yang lalu. Namun, Sirisena akan melanjutkan kembali hukuman mati untuk penyelundup narkoba dalam dua bulan ke depan.
Selama kunjungan kenegaraan ke Filipina bulan lalu, Sirisena memuji Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, yang gigih melawan narkoba. Duterte memberlakukan hukuman mati kepada pengedar narkoba walaupun ada kritik internasional karena menyebut kebijakan ini membuat ribuan orang mati terbunuh.
Perdagangan narkoba merupakan pelanggaran besar di Sri Lanka. Namun, semua hukuman mati diubah menjadi penjara seumur hidup sejak 1976.
Menurut informasi, Sirisena meminta saran dari pemerintah Filipina tentang memerangi perdagangan narkoba. Dia khawatir negaranya menjadi pusat transit untuk perdagangan narkoba di Asia.
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya

Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya