Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ada Pelanggan Yang Sampai Menghitung Biaya Modal Kue Agar Tak Kena Ongkir. (Foto: Shutterstock)
Dream – Kita semua pernah mendengar “ pembeli adalah raja”. Benar, kan? Namun bukan berarti pembeli bisa seenaknya terhadap sang penjual. Sikap saling menghargai adalah posisi paling pas agar keduanya sama-sama merasa senang.
Sayangnya ada saja pelanggan yang kelakuannya bikin penjual sering-sering istighfar. Bahkan, ada yang sampai kebangetan, seperti yang dilakukan oleh seorang pembeli kue yang satu ini.
Dikutip dari World of Buzz, Sabtu 20 Februari 2021, seorang warganet bernama Asikin Abrani, berbagi cerita di Facebook tentang sikap calon pembelinya yang super ajaib. Wanita pembuat kue ini bercerita bahwa ada konsumen yang super pelit.
Si pembeli diketahui menghitung biaya untuk membeli cheese tart menggunakan Microsoft Excel.
Pelanggan yang mengaku akuntan ini, memperhatikan harga setiap kue keju. Setelah menghitung perkiraan modal kue berdasarkan pada berapa banyak kue yang dibeli, pelanggan ini bertanya mengapa harga kuenya naik jika membeli kue yang lebih sedikit.
“ Ini aneh. Mengapa jadi lebih mahal?” kata pelanggan.
Asikin berpikir pelanggan ini tak paham bahwa semakin banyak kue yang dibeli, harganya akan semakin murah.
Pelanggan kemudian mengkritik biaya pengiriman Asikin. Dia mengatakan bahwa sang suami tak senang ada biaya Cash On Delivery (COD) sebesar 5 ringgit (Rp19.166).
“ Kalau self collect, bisa, kan? Saya takut suami kena marah karena biaya COD 5 ringgit. Dia selalu bilang buang-buang uang untuk COD,” kata dia.
Pelanggan ini mengatakan biaya COD biasanya 3 ringgit karena lokasinya kurang dari 10 km.
Asikin menjawab pelanggan itu dan meminta maaf. Dia menyarankan pelanggan mencari toko kue yang lain di dekat rumahnya. Namun apa daya saran Asikin tidak diindahkan.
Sang pelanggan justru mengisi formulir permintaan pesanan. Bahkan, dia menulis pesan, " kami akan sepakat dengan harga COD besok."
Cerita Asikin ini telah dibagikan lebih dari 4.700 kali dan mendapatkan 1.600 komentar. Tak sedikit warganet yang kesal dengan sikap si pembeli itu.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya