Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Menurut jajak pendapat terbaru bank HSBC, lebih dari separuh pekerja di Uni Emirat Arab (UEA) selalu memberikan gajinya kepada pasangan secara rutin.
Seperti dikutip dari Arabian Business, Rabu 6 Mei 2015, sekitar 22 persen juga memberikan uang kepada setidaknya satu anak berusia 16 atau lebih tua. Sementara 6 persen memberi uang kepada cucu mereka.
Temuan tersebut menjadi faktor penyebab makin langkanya warisan di UEA. Tingginya biaya hidup dan kewajiban keuangan sepanjang hidup telah menggerus kemampuan mereka meninggalkan warisan atau kekayaan untuk anak cucu mereka, menurut laporan HSBC
" Kewajiban keuangan tersebut tidak hanya mengurangi kemampuan menyimpan untuk pensiun mereka sendiri, tetapi juga untuk meninggalkan warisan untuk orang yang mereka cintai," kata laporan itu.
" Sentimen ini sangat akut di UEA karena hampir 92 persen dari pra-pensiunan di negara itu mengatakan mereka memberikan dukungan keuangan secara teratur, setidaknya untuk satu orang, yang merupakan salah satu yang tertinggi di dunia dan jauh melebihi rata-rata 73 persen secara global."
Tingginya angka orang yang tidak mampu meninggalkan warisan di UEA sebagian disumbang oleh para ekspatriat. Mereka adalah pekerja yang berasal dari negara-negara di luar UEA yang secara teratur mengirimkan dukungan finansial kepada keluarganya. Para ekspatriat ini termasuk dari Indonesia (96 persen), Malaysia (92 persen) dan India (90 persen).
Laporan HSBC juga menemukan warisan menjadi semakin berkurang karena pekerja juga menghadapi biaya hidup yang semakin meningkat.
" Warisan kini menjadi barang langka, karena warga UEA harus membagi tabungan mereka selama hidup mereka," kata laporan HSBC.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya