Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Kementerian Agama mencatatkan besaran Pendapatan Negara Bukan Pajak (PBNP) dari biaya pernikahan di luar Kantor Urusan Agama (KUA) mencapai Rp1,7 triliun. Angka itu didapat dari setoran biaya nikah selama Januari hingga Oktober 2016.
" Kemenag bisa memberikan masukan PNBP yang cukup besar jumlahnya. Datanya per Oktober sebesar Rp1,7 triliun," ujar Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, dikutip dari kemenag.go.id, Selasa, 15 November 2016.
Lukman menyebut jumlah tersebut luar biasa besar. Dia pun bangga lantaran kinerja Kemenag mampu menghilangkan praktik pungutan liar terkait pelayanan pernikahan.
" Ini patut kita syukuri. Banyak apresiasi yang diberikan masyarakat, bahwa kita sudah on the track, bahwa tidak ada lagi pungutan liar dalam pernikahan," kata Lukman.
Sekjen Ditjen Bimas Islam Muhammadiyah Amin mengatakan pihaknya terus berupaya melakukan perbaikan infrastruktur KUA di tiap kecamatan. Program ini, salah satunya, berupa pembangunan balai nikah.
Amin mengatakan pembangunan balai nikah ini menggunakan biaya dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). Pelaksanaan pembangunan diupayakan sebaik mungkin, hingga pada 2015 Kemenag dinilai sebagai pengelola SBSN terbaik oleh Kementerian Keuangan.
" Alhamdulillah, tahun ini Kemenag sudah membangun 181 lokasi Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Kecamatan di 104 kabupaten kota dan 19 provinsi. Insya Allah, sampai dengan 31 Desember 2016 semua bangunan tersebut telah selesai," kata Amin.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya