PLN Punya Alasan Sering Mematikan Aliran Listrik Ketika Musim Hujan Tiba.
Dream – Ketika hujan, tak jarang aliran listrik seringkali padam. Kadang pemadaman berlangsung setengah jam, satu jam, bahkan hingga berjam-jam.
Namun, pernahkah terlintas di pikiran satu pertanyaan mengapa listrik harus dimatikan saat hujan, apalagi sampai hujan deras, turun?
PT Perusahaan Listrik Negara (Persero)/PLN pun membeberkan alasan kerap mematikan aliran listrik jika musin hujan tiba. Perusahaan pelat merah ini tak ingin ada kecelakaan yang terjadi akibat sengatan listrik. Dikatakan bahwa gardu listrik kerap terendam air selama hujan turun.
“ Kalau banjir (aliran listrik) tetap dihidupkan, yang mati bukan listriknya. Orangnya yang mati. Jadi, kami menjaga keselamatan masyarakat,” kata Direktur Utama PLN, Sofyan Basir, di Jakarta, dilansir dari Merdeka.com, Senin 14 November 2016.
Selain itu, Sofyan mengatakan berhentinya pasokan listrik terjadi karena kabel listrik yang tertimpa pohon tumbang.
“ Itu gangguan. Itu memang pasti terjadi. Pohon tumbang (dan) banjir. Di Bandung ada dua gardu induk yang banjir (maksudnya kebanjiran),” kata dia.
Mantan direktur utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kembali menegaskan jika langkah pemadaman dilakukan untuk mewaspadai efek bahaya hujan angin. Alasannya, hujan angin ini membuat pepohonan rawan tumbang dan menimpa jaringan listrik.
" Kalau masyarakat minta tetap dijalankan, tidak bisa karena gardu induknya terendam. Jadi kami harus matikan. Itu gangguan namanya,” kata dia.(Sah)
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Pemeriksaan Kesehatan yang Penting untuk Perempuan Usia 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an


Tembus 21 Juta Views, 'Kasih Aba-Aba 2.0' Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok Untuk Sambut Shopee 9.9


Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global