Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol
Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?
Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya
Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi
Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah
Sebelum Dipotong, Kambing `nyalon` Dulu Biar Tampan. (Foto: Liputan6.com)
Dream – Sahabat Dream, harga kambing tak selalu dipengaruhi oleh bobot tubuh. Penampilannya seperti tanduk dan bulu juga mempengaruhi harga jualnya.
Pada dasarnya, kambing keturunan bagus akan mewarisi gen induknya dan harganya tinggi.
Tapi tak jarang kambing yang berpenampilan menarik, juga nggak kalah harganya dengan harga kambing yang memiliki gen bagus. Makanya, jasa salon kambing laris-manis jelang Idul Adha.
Dikutip dari Liputan6.com, Senin 20 Agustus 2018, dalam sehari, satu salon kambing bisa melayani sampai puluhan ekor kambing.
Sebagian pelanggan salon ini adalah pelanggan yang ingin kambing berpenampilan menarik untuk meningkatkan harga jual.
Ada juga yang sengaja merawatnya di salon kambing agar hewan ternaknya bisa tetap sehat.
Dream - Rata-rata salon kambing memberikan layanan berupa perawatan tanduk, kuku, dan bulu. Ada salon kambing yang melayani pembentukan tanduk. Malah ada juga yang memberikan layanan creambath untuk kambing.

Berapa harga layanannya? Setiap salon kambing mematok tarif yang berbeda. Sepaket jasa perawatan tanduk dan kuku seharga Rp20 ribu per ekor. Kalau pembentukan tanduk, harganya Rp30 ribu per ekor.
Yang paling mahal adalah layanan creambath dan suntik vitamin. Harganya satu paket sebesar Rp75 ribu—Rp100 ribu per ekor.
Dream - Seorang pengelola jasa salon kambing di Pasar Karangpucung, Cilacap, Jawa Tengah, Ahmad Seiko, mengatakan dia telah puluhan tahun berkarier melayani jasa salon kambing. Ahmad mengatakan salonnya paling banyak pelanggannya dari 3-4 salon kambing yang ada di daerahnya.
“ Boleh dibilang yang saya pegang adalah kambing-kambing mahal,” kata dia.
Ahmad terlihat cepat, tangkas, dan terlatih saat melayani kambing-kambing. Keterampilannya ini membuat pedagang dan pemilik kambing rela antre.
“ Rata-rata setiap hari antara 20 ekor—30 ekor. Bisa lebih, tapi saya yang tenaganya tidak kuat. Takutnya malah tidak bagus,” kata dia.

Ahmad mengatakan keseriusannya memberi jasa salon kambing ini bisa dilihat dari riwayatnya yang pernah mengikuti kursus ke Kaligesing, Purworejo, Jawa Tengah. Daerah ini merupakan sentra kambing etawa strain. Peranakan kambing etawa kaligesing ini diakui sebagai salah satu yang terbaik di Indonesia.
Ahmad mengatakan harga kambing akan naik signifikan setelah mendapat sentuhannya. Setelah didandani, kambing akan memiliki penampilan yang menarik. Alhasil, harga juga akan ikut naik.
Di luar Idul Adha, pria ini juga tak kekurangan pelanggan. Pedagang maupun pemilik kambing juga tetap banyak yang meminta jasanya.
“ Ada yang mau aqiqah. Kalau besok mau dipotong, sekarang maunya dirapihin dulu. Kalau nggak rapi, pada nggak mau,” kata dia.
(Sumber: Liputan6.com/Muhammad Ridlo)
Advertisement

Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis

Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi

Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya

Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?



5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol