Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Indeks Syariah Ikut `Bersorak` Sambut 4 Emas Asian Games

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Senin, 20 Agustus 2018 16:58
Indeks Syariah Ikut `Bersorak` Sambut 4 Emas Asian Games
Penguatan ini juga dikatrol oleh performa saham industri.

Dream - Indeks saham syariah di Bursa Efek Indonesia (BEI) seperti ikut bersorak menyambut perolehan empat medali kontingen Indonesia di Asian Games 2018. Tiga indeks acuan saham syariah bertahan di zona hijau pada penutupan perdagangan harian, Senin 20 Agustus 2018.

Pada papan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI), naik 3,059 poin (1,78%) ke level 175,383. Indeks ISSI " perkasa" setelah menguat di level 173,477 poin dan menyentuh level tertinggi di 176,028.

Indeks keping biru syariah, Jakarta Islamic Index (JII) menanjak 13,976 poin (2,22%) ke level 643,844 poin. Indeks JII70 menguat 4,461 poin (2,11%) ke level 215,698.

Investor yang tak ragu melantai di bursa ini lebih sering membeli saham syariah. Alhasil, 183 saham syariah terangkat. Hingga sesi paska-penutupan perdagangan, sebanyak 56,55 miliar lembar saham syariah diperdagangkan pelaku pasar dengan nilai transaksi Rp4,77 triliun.

Motor penggerak bursa saham syariah berasal dari aksi beli pemodal lokal. Awal pekan ini asing masih belum mengubah posisi jual sahamnya. Nett sell asing berkurang tipis menjadi Rp334 miliar. 

1 dari 1 halaman

Saham Industri `Bemain Garang`

Alhamdulillah, semua indeks sektoral menghijau. Investor lebih tertarik untuk bermain saham di sektor industri, yaitu industri aneka dan industri dasar. Saham industri aneka melesat 3,56 persen dan industri dasar 2,69 persen. Penguatan saham ini diikuti oleh industri pertambangan sebesar 2,47 persen dan manufaktur 2,07 persen.

Saham UNTR meroket Rp1.575, ITMG Rp1.450, dan INTP Rp1.425. Kenaikan saham ini diikuti oleh saham LPPF yang harganya menguat Rp575 dan INCO Rp320.

Sebaliknya, ada tiga saham yang terkoreksi, yaitu UNVR yang turun Rp175, TPIA Rp125, dan ICBP Rp50.

Sayangnya, sentimen positif ini tak sampai menjangkau pasar uang. Kurs rupiah terkoreksi 4 poin ke level Rp14.597 per dolar AS. Dolar juga sempat menguat di level tertinggi, Rp14.614 per dolar AS.

Beri Komentar